BANDUNG, INDONEWS – Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung menyambut hangat kehadiran Bupati Bandung HM Dadang Supriatna beserta rombongan di GOR desa setempat, Jumat (6/1/2023).
Acara tersebut ialah riungan masyarakat bersama Bupati Bandung (Rembug Bedas). Bupati Bandung yang akrab dipanggil Kang DS hadir beserta seluruh organisasi perangkat dinas (OPD) dan disambut antusias masyarakat Rancamanyar.
Pantauan di lokasi, warga, termasuk lembaga desa yang ada di Rancamanyar memadati aula dan GOR setempat. Berbaagai elemen masyarakat berbondong guna memenuhi panggilan pemerintah desa.
Hadir juga Camat Baleendah, Drs. Eef Syarif Hidayatullah M.Si, unsur TNI Babinsa sertu Sholihin, unsur Polri AKP Beny, Kades Rancamanyar Dani Hamdani, Satpol PP, unsur masyarakat termasuk forum RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Kemudian sejumlah lembaga desa, di antaranya Ketua BPD, LPMD, karang taruna, linmas, PKK, posyandu, puskesos, seluruh lapisan masyarakat, serta sejumlah insan pers.
Lewat Rembug Bedas di Kecamatan Baleendah, Bupati Bandung mengunjungi sejumlah desa, di antaranya Desa Rancamanyar, Malaka Sari dan Desa Bojong Malaka, sangat ditunggu oleh masyarakat sekitar umumnya Kabupaten Bandung.
Kegiatan Rembug Bedas dilakukan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, beserta seluruh jajaran OPD, merupakan perdana pada minggu pertama, hari yang ketiga, termasuk Desa Rancamanyar, Malaka Sari dan Bojong Malaka.
Selanjutnya, kata kang DS, sudah disediakan fasilitas balai latihan kerja (BLK) atau kalau mau latihan khusus, akan disiapkan pelatihan khusus, dan itu merupakan solusi dan pencerahan terbaik untuk masyarakat Bandung.
“Tentunya bagi yang belum mendapatkan pekerjaan, sehingga di sini akan diajak diskusi maupun dialog, dan pada akhirnya mendapatkan info tentang pekerjaan sesuai yang diharapkan,” paparnya.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung, Dadang Supriatna berharap akan menciptakan pelaku usaha di Kabupaten Bandung dengan jumlah yang signifikan, yaitu 35.000 di tahun 2023.
“Di sisi lain bidang infrastruktur, perbaikan rutilahu 7.000 rumah per tahun. Pada tahun 2021 Alhamdulillah sudah merealisasikan sebanyak 7.378 rutilahu, kemudian di tahun 2022 sekitar 7.397 rumah,” katanya.
Sementara Kades Rancamanyar, Dani dalam sambutannya mengapresiasi program Rembug Bedas. Pasalnya, menjadi ajang silaturrahmi, antara masyarakat dengan Bupati Bandung, sehingga seluruh permasalahan diutarakan langsung degan bupati.
Sementara dari pihak satuan pendidikan, Kepala SDN Rancamanyar 01, Hj. Eti Maryati S.Pd., MSi mengugkapkan terkait minimnya sarana ruang kelas belajar.

“Semoga dengan Rempug Bedas tersebut bisa memberikan pencerahan baru bagi pihak sekolah,” ungkapnya.
Kades Dani Hamdani kembali mengutarakan, sebagian sudah terserap dan diterima langsung masyarakat. Di antaranya insentif guru ngaji, RT RW, PKK.
“Alhamdulillah bisa langsung beraudensi dengan stakeholder yang ada di desa, termasuk insentif para tokoh dan RT RW, karang taruna, guru ngaji, para pemuda,” pungkasnya. (A.A. Rochim S/Yani Sumiati)




























Comments