0

BOGOR, INDONEWS | Dugaan penyalahgunaan gas subsidi yang dilakukan sindikat pengoplos gas di Kampung Cisewu, Desa Sukajaya, Jonggol terus menjadi sorotan masyarakat.

Selasa, 25 Maret 2025, aktivis sosial di Kabupaten Bogor, Leonardo Purba yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat DPP Relawan Garda Pembela Rudy Susmanto (Gapersus) meminta Polres Bogor segera menuntaskan kasus penyalahgunaan gas oplosan di Jonggol dan kasus yang pernah diserahkan oleh Yonpomad Jonggol karena hingga saat ini belum terungkap siapa pelakunya.

Ia mendesak Polres Bogor membuktikan kinerja dengan membabat habis mafia gas subsidi yang sudah beroperasi selama bertahun-tahun dan segera menangkap para pelaku yang saat ini masih berkeliaran dan masih aktif menjalankan bisnis haramnya.

“Saya ingin lihat Polres Bogor membuktikan keseriusannya dalam memberantas mafia gas di Kabupaten Bogor, bukan cuman omon-omon,” ujar dia.

Menurutnya, para mafia tersebut tidak hanya merugikan negara miliaran rupiah, tetapi telah mengambil hak masyarakat yang seharusnya mendapatkan gas subsidi untuk keperluan sehari-hari.

“Kalau kita kalkulasi, ternyata ratusan ribu keluarga kehilangan hak untuk mendapatkan gas bersubsidi karena disalahgunakan sindikat pengoplosan gas. Ini tentunya harus menjadi atensi Kapolres Bogor selaku pimpinan dan juga penegak hukum. Para pelaku harus dipenjara dan diberi efek jera mulai dari bawah sampai bos besar harus ditangkap,” tegasnya.

BACA JUGA :  Gelar Operasi Pekat, Satpol PP Amankan Terduga Pelaku Prostitusi Online

Ia mengatakan, Bupati Bogor saat ini, Rudy Susmanto adalah sosok yang memiliki keberpihakan besar terhadap masyarakat. Oleh karena itu, hal ini harus menjadi motivasi bagi Kapolres Bogor untuk memproses secara hukum pelaku bisnis haram yang telah banyak merugikan masyarakat.

“Ini bukan lagi masalah penyelewengan saja. Tetapi sudah merampas hak masyarakat dan itu adalah suatu kedzaliman karena tidak hanya satu atau dua orang yang dirugikan melainkan ribuan warga Bogor,” ucapnya.

Leo yang juga menjabat Dewan Penasehat Organisasi Pers Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR) meminta agar Kapolres Bogor dapat menuntaskan kasus ini, karena penyalahgunaan gas subsidi ini sudah menjadi sorotan banyak pihak.

“Kalau memang sudah lengkap semua barang bukti, tangkap pelaku dan proses secara hukum lalu sampaikan kepada masyarakat. Itu baru Kapolres Bogor yang memiliki keberpihakan kuat terhadap masyarakat,” ujarnya.

Masih kata Leo, jika kasus ini tidak segera dituntaskan secara hukum maka akan menimbulkan persoalan lagi di masyarakat, karen berpotensi hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

BACA JUGA :  Satpol PP Kabupaten Bogor Segel Perumahan Panorama Regency

“Jika pelaku oknum pemain oplos gas tidak segera ditangkap, bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Mafia gas ilegal ini sangat meresahkan warga, dampaknya menyebabkan pasokan gas kurang ditengah-tengah masyarakat, menimbulkan penderitaan sulitnya pasokan gas 3 kg elpiji akibat perbuatan mafia gas elpiji oplosan demi mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya,” tandasnya. (Jaya)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor