JAKARTA, INDONEWS – Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi dalam siaran persnya mengatakan bahwa hasil survei yang dipublikasikan lembaga survei indikator politik terkait persoalan di PSSI tidak perlu dipercaya dan dijadikan rujukan untuk mencari solusi permasalahan sepak bola di Indonesia.
“Kami menilai bahwa surveinya tidak objektif dan tendensius untuk menggiring opini publik. Hasil survei pun kita amati akan membuat permasalahan semakin blunder. Oleh karena itu kami meminta agar pihak PSSI untuk mengabaikan hal ini, dan tidak perlu untuk meyakini apalagi mengikuti saran dari lembaga survei yang tidak jelas itu,” ujarnya
Pihaknya meminta agar lembaga survei yang melakukan survei kegiatan survei terkait persoalan sepak bola ini dapat segera dibongkar karena dinilainya melakukan penggiringan opini yang menyesatkan dan memanipulasi data.
“Aneh memang karena lembaga survei mereka selama ini tidak pernah ada kontribusi terhadap sepak bola Indonesia. Namun tiba-tiba saja mereka memberikan opini publik yang sangat janggal dan liar. Oleh karena itu kami meminta stop melakukan intervensi terhadap roda organisasi di PSSI,” ujar Azmi.
Menurutnya, objektivitas lembaga survei dalam menyuguhkan hasil serveinya terkesan sangat politis. Padahal selama ini PSSI telah mengikuti aturan dan saran dari pemerintah. Ia mengatakan lembaga survei ini juga kerap membangun narasi dengan menggiring opini publik untuk ikut menyudutkan PSSI.
“Padahal selama ini PSSI di mata masyarakat banyak melakukan perubahan dan berhasil meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. Publikasi hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei ternyata bertujuan menggiring opini publik semakin meresahkan masyarakat. Ini merupakan bentuk ‘kebohongan publik’. Ada dugaan keras bahwa survai yang dilakukan lembaga survei selama ini merupakan ‘pesanan sponsor survei itu sendiri,” katanya.
Selain itu, tuturnya, rilis yang telah dipublikasikan oleh lembaga survei indikator politik soal PSSI ini tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Oleh karena itu maka jangan dijadikan instrument untuk pengelabuan opini publik. Maka kami tegas menolak hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei ini dan masyarakat juga pastinya tidak akan tidak percaya terhadap hasil survei yang dilakukan oleh pihak yang punya kepentingan tertentu untuk menyudutkan PSSI,” tandasnya. (Jaya)




























Comments