0

JAKARTA, INDONEWS – Terkait adanya salah satu pengurus dan anggota dewan pimpinan cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) yang menjadi korban tindak kekerasan pada hari Jumat tanggal (5/5/2023) lalu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas Soksi) Ir. Ali Wongso Sinaga mengecam dan menyayangkan kejadian tersebut.

“Dugaan pemukulan oleh oknum wartawan kepada Umayah Handayani sepatutnya tidak terjadi apalagi korban adalah perempuan dan saya sangat mengecam kejadian itu. Insiden ini akan ditindaklanjuti oleh Advokat LKBH SOKSI hingga tuntas,” ujarnya Senin (8/5/2023)

Dirinya mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendapatkan aduan dari Depicab SOKSI Jakut, yaitu Ketua Umum Depinas SOKSI tentang adanya dugaan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan sudah melaporkannya kepada polisi.

“Sangat disayangkan insiden tersebut. Dalam hal ini kita turut prihatin dan pelaku harus diproses secara hukum,” ucapnya.

Pihaknya mengaku sudah mengintruksikan kepada jajaran Advokat LKBH SOKSI Bidang Perempuan dan Anak, Poppy Pagit, SH., Shinta Beby, SH., MH., Nora, SH., Tries Soetrisnowati, SH., agar mengawal kasus dugaan penganiayaan ini hingga tuntas,” tukasnya.

BACA JUGA :  Kurun Waktu 12 Jam, Pelaku Pencurian di Cengkareng Dibekuk Polisi

Sementara itu, dalam keterangannya Umayyah mengatakan, setelah melaporkan dugaan tindakan kekerasan tersebut ke Polsek Cilincing, ia mengaku mendapat intimidasi dan tekanan dari pelaku.

“Oknum wartawan tersebut meminta laporan segera dicabut dalam waktu 2×24 jam permasalahan harus clear terhitung dari hari Minggu 7 Mei 2023 dan memerintahkan jajarannya untuk segera dampingi saya untuk mencabut LP ke Polsek Cilincing,” kata Umayah.
Menurutnya, kemarin perwakilan dari pelaku sudah menunggu di Ancol untuk meminta mediasi dan mengajak damai, tapi dirinya menolaknya.

“Masa mereka yang salah aku yang datang nyamperin. Ada juga mereka yang datang kalau ada itikad baik, kalau memaafkan pasti sebagai manusia, tapi proses hukum tetap berjalan,” tutupnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Peristiwa