BANDUNG, INDONEWS — Ketua Umum DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Willem Frans Ansanay melaporkan langsung perkembangan politik nasional kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Restoran Plataran Bandung, Jl. Diponegoro Nomor 27, Citarum, Bandung, Sabtu lalu.
Kepada Presiden Jokowi, Willem melaporkan sejumlah perkembangan politik nasional dalam minggu terakhir, termasuk meningkatnya spekulasi dan narasi liar soal hubungan Jokowi dan Prabowo, dinamika di Mahkamah Konstitusi, hingga upaya penjagaan kondusifitas politik nasional.
Selain perkembangan politik nasional tersebut, Willem juga melaporkan dua kegiatan penting Bara JP.
“Hal tersebut kami sampaikan langsung kepada bapak Jokowi di Plataran Bandung, Jl. Diponegoro No.27, Citarum. Pertama, Kamis 24 September kami menggelar Konferensi Pers DPP Bara JP untuk sikap resmi organisasi menyikapi dinamika politik nasional,” ujar Willem Frans Ansanay, diampingi Ketua Harian BaraJP, Adli Abdulah, Sabtu (26/9).
Kedua, Jumat 25 September 2026 dirinya sendiri hadir ke Mahkamah Konstitusi untuk advokasi politik sebagai bentuk komitmen Bara JP mengawal konstitusi dan demokrasi.
Menurut Willem, laporan perkembangan politik nasional itu penting disampaikan agar Presiden Jokowi mendapat gambaran utuh dari basis relawan.
“Kami sampaikan kepada bapak Jokowi bahwa situasi politik nasional secara umum masih kondusif. Bara JP di bawah komando saya tetap solid, tetap satu komando. Kami berada di garis Jokowi dan kami kawal penuh pemerintahan Prabowo-Gibran hingga tuntas,” tegas Willem.
Willem menegaskan, pertemuan di Plataran Bandung itu sekaligus menjadi penegas sikap Bara JP di tengah dinamika politik nasional. ***





























Comments