0

DEPOK, INDONEWS | Ketua Presidium KBDR Anton Sujarwo menerima kunjungan resmi dari Dr Ririn sebagai calon Wakil Walikota Depok di Markas Besar Keluarga Besar Dr Ririn (KBDR) Jalan Kramat Burung RT 02/05 Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jum’at (18/10).

Ririn menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mengarahkan kegiatan program kerja kepada seluruh Kordinator Kecamatan (Korcam) yang hadir saat KBDR mengadakan Rapat Koordinasi.

“Adapun program kerjanya ialah, kita mempunyai Program Kartu Depok Sejahtera (KDS); Universal Health Coverage (UHC). UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dapat memiliki akses yang adil atau berobat gratis,” katanya.

“Kelebihannya saya adalah salah satu dari pendiri Rumah Sakit Citra A. Rafiq, jadi ibu/bapak kalau sakit bagaimana? Ada biaya yang harus dikeluarkan. Jadi kalau ada kita yang punya Rumah Sakit kenapa mesti takut, dan itu nyata banyak yang sudah kita tolong, jadi itulah bagian dari UHC,” ujar Dr Ririn.

Sementara Ketua Presidium KBDR Anton Sujarwo dalam sambutannya, mengucapkan banyak banyak terima kasih atas kunjungan atau kehadiran Dr. Ririn Farabi A. Rafiq MKK yang digadang gadang untuk menjadi Calon Wakil Walikota Depok Periode 2025-2030.

BACA JUGA :  BPN Kota Raih 3 Penghargaan, PTSL 2024 Ditargetkan 5000 Bidang

Farabi A. Rafiq sendiri selaku Ketua DPD Partai Golkar sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Brat serta H. Tajudin Tabri, Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar.

“Kita ini keluarga besar KBDR yang berjuang bersama sama mendukung untuk memenangkan serta mengawal Dr Ririn sampai kapanpun, jadi KBDR akan selalu menjadi bagian dari sepak terjang Dr Ririn, Dr Farabi dan tim dari partai Golkar untuk ke depan,” ucap Anton.

Sementara di tempat sama, Dr Farabi A Rafiq juga menyampaikan, persaudaraannya sangat panjang, bukan sampai di tanggal 27 November saja.

“Prinsip kami yang penting rugi mah enggak, untung iya tapi gak banyak, karena apa, karena ini adalah perjuangan, orang itu kalau berjuang biasanya yang dikasih bukan uang, dia bisa jalan kaki ketok pintu itukan gak modal, itulah namanya relawan,” bebernya.

Farabi menambahkan, setiap bulan pemkot mengeluarkan anggaran Rp110 miliar hanya untuk bayar BPJS.

“Kalo gak dibayarin KTP Depok, gak bisa berobat gratis, hanya beberapa yang punya BPJS yang bisa berobat gratis, kenapa bilang KTP Depok gratis, karena ada Rp110 miliar yang harus dibayarkan pemerintah, untuk itu kita perlu lanjutkan Kota Depok lebih baik,” pungkasnya. (Gustini)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Depok