BOGOR, INDONEWS – Malam Nisfu Syaban atau 15 Syaban 1444 H jatuh pada Selasa (7/3/2023) malam. Terdapat keistimewaan pada malam Nisfu Syaban yang dapat dipetik kaum muslimin.
Demikian disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, H.R. Bayu Syahjohan, saat ditemui di Mushala Sekretariat PDI Perjuangan, Kabupaten Bogor, Selasa malam.
“Sejarah Nisfu Syaban sendiri bermula dari kebiasaan para ulama Tabi’in dari Syam seperti Syaikh Khalid bin Ma’dan bin Abi Karb al-Kila’iy (wafat 104 Hijriyah). Kita sebagai muslim dianjurkan menghidupkan malam tersebut dengan berjamaah di masjid, Khalid bin Mi’dan dan Luqman bin ‘Amir dan selainnya, mereka mengenakan pakain bagus, memakai wewangian, bercelak, dan mereka menghidupkan malamnya dengan shalat,” ungkap Bayu.
Menurutnya, kebiasaan ini juga sudah menjadi tradisi tahunan bagi kalangan muslim Indonesia, Yaman, Turki, Pakistan, Brunai, India, dan negara muslim lainnya.
“Nisfu Sya’ban artinya separuh atau pertengahan atau tanggal 15 Syaban. Sedangkan Sya’ban adalah bulan ke-8 dalam kalender Hijriyah yang terletak antara bulan Rajab dan Ramadhan. Nisfu Syaban dikenal sebagai Laylatul Bara’ah atau malam pengampunan dosa-dosa,” katanya.
Nisfu Sya’ban, tutur Bayu, memiliki keistimewaan tersendiri. Selain menjadi malam catatan takdir selama satu tahun dan malam ampunan dari Allah kepada semua hamba-Nya yang beriman (kecuali orang bermusuhan dan musyrik), Nisfu Sya’ban juga menjadi malam istimewa bagi umat Nabi Muhammad SAW.
“Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Sayyidah Aisyah, Rasulullah SAW bersabda, artinya: Diriwayatkan, sungguh Nabi Muhammad sedang duduk pada suatu malam (Nisfu Syaban), maka datang kepadanya Malaikat Jibril. Ia berkata: ‘Sungguh Allah telah memerdekakan dari neraka separuh umatmu,” kata Bayu.
Secara khusus, Bayu mengajak kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor untuk meminta ampunan kepada Allah SWT atas segala kesalahan yang terjadi karena disengaja ataupun tak disengaja.
“Mari kita tetap bersatu padu, saling menghargai dan menghormati, memaafkan dan meminta maaf, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” tandasnya. (jay)





























Comments