BOGOR, INDONEWS – Pemimpin merakyat menjadi salah satu harapan masyarakat. Namun, dalam hal kebijakan sosok pemimpin harus tegas dan berpihak kepada masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Cihideng Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, H. Deni saat ditemui di kantornya, Rabu (5/10/2025).
Deni dikenal low profile gemar berbaur dan juga humoris. Akan tetapi, ia memiliki impian besar dalam memimpin desanya.
“Di era kekinian, kepala desa bukan hanya bertugas menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa, namun harus sudi berbaur dengan semua kalangan dalam rangka evaluasi desa kemudian menentukan proyeksi,” ungkap H. Deni.
Apalagi, kata Deni, masa jabatan kepala desa kini menjadi delapan tahun yang harus dimanfaatkan dengan bukti kinerja dan pengabdian yang sesuai dengan harapan masyarakat.
“Kepala desa juga dipilih langsung oleh masyarakat dan bertanggung jawab dalam pengelolaan desa serta pembangunan di tingkat desa. Jadi kalau saya pribadi orientasinya kepentingan masyarakat. Semua kebijakan diusahakan untuk masyarakat,” tegasnya.
Kendati demikian, Deni menyadari masih banyak kekurangan dalam dirinya sebagai pribadi maupun kepala desa. Sebab itu, ia kerap mendengarkan aspirasi maupun masukan dari masyarakat demi perbaikan.
“Kenapa harus malu berguru pada masyarakat. Toh itu demi kebaikan, kenapa tidak kita lakukan,” ujar Deni.
Deni menjelaskan, setiap desa harus punya perencanaan matang untuk mengukur rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes)-nya berhasil apa tidak.
“Selain itu juga harus punya masterplan. Sekarang fungsi desa sama dengan pemerintah kabupaten dan provinsi. Kades harus jadi pionir pembaharuan. Tidak bisa hanya sebagai penonton. Tetapi Jadi pemimpin yang jadi penggerak pembangunan,” tandas Deni. (didi)



























Comments