BOGOR, INDONEWS – Sampai saat ini, Kecamatan Cilungsi, Kabupaten Bogor jadi sarang peredaran obat jenis Excimer dan Tramadol.
Dari hasil investigasi, ditemukan tiga toko obat berkedok kosmetik yang menjual obat tersebut. Yakni di Kampung Rawa Putat, RT 02, RW 14, Desa Cileungsi Kidul, kemudian Kampung Cikalagan, RT 003, RW 010, Desa Cileungsi, dan Kampung Rawahingkik RT 02 RW 01 Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi.
Sampai saat ini, peredaran secara bebas excimer dan tramadol belum mendapat tindakan, baik dari pemerintah desa ataupun Satpol PP Kecamatan Cileungsi.
Menanggapi hal itu, Kepala Desa Limusnunggal, Galih Rakasiwi mengaku tidak tahu adanya toko obat berkedok kosmetik.
“Saya gak tahu,” ujarnya, saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Kendati demikian, Galih berjanji akan menindaklanjuti dengan menugaskan Satgas Linmas ke lokasi guna memastikan, sekaligus membuktikan adanya penjualan obat tersebut agar bisa ditindak tegas dan ditembuskan ke kecamatan.
“Nanti saya tindaklanjuti melalui satgas linmas untuk memastikannya, sekalian cros cek ke masyarakat. Juga saya akan tembuskan ke kecamatan. Kalau memang terbukti, ya harus ditindak sesuai peraturan,” terangnya.
Sementara Camat Cileungsi, Adhi Nugraha saat dikonfirmasi pada Sabtu (11/6/2022) tidak menangapinya. (Firm)





























Comments