0

BEKASI, INDONEWS – Camat Pondok Gede menghadiri Gerakan Serentak 1 Jumantik 1 Rumah, di kediaman Ketua RW 02, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/9/2022).

Jumantik (Juru Pemantau Jentik) dilakukan di wilayah RT 02/RW 02 Kelurahan Jatibening karena ada warga terkena DBD (demam berdarah). Kapus maupun camat, serta Lurah Jatibening langsung memonitoring warga terindikasi terkena DBD.

Puskesmas Jatibening juga melakukan sosialisasi kegiatan pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah, yaitu dengan dengan gerakan 1 Rumah 1 Jumantik.

“Kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu waspada melakukan pengelolaan di rumah masing-masing untuk mengurangi populasi nyamuk penyebab DBD, yaitu dengan melakukan pembersihan air tergenang, kemudian membagikan obat supaya jentik nyamuk tersebut bisa dikurangi,” katanya.

Sementara Camat Pondok Gede ZainalAbidin Syah mengatakan, jentik nyamuk bisa dikurangi apabila masyarakat sadar akan kebersihan, sehingga tidak timbul nyamuk-nyamuk yang bersarang di satu tempat.

“Kesadaran masyarakat yang nantinya tidak adanya jentik-jentik penyakit seperti demam berdarah dan lainnya, sehingga masyarakat menjadi aman, dan terbebas dari penyakit demam berdarah,” tambah Zainal.

BACA JUGA :  Bank Himbara Minta Jaminan untuk KUR Dibawah Rp100 Juta, Pelaku UMKM Mengeluh

Lurah Jatibening Jamaludin menambahkan, dalam kegiatan Serentak 1 Jumantik 1 rumah memang harus dilakukan di wilayahnya, mengingat adanya laporan dari Ketua RT setempat bahwa adanya warga yang terkena dampak demam berdarah.

“Kita langsung menindaklanjuti ke lokasi, dan kita langsung memberikan paparan dan edukasi, serta pencegahan dampak demam berdarah kepada masyarakat, juga membagikan obat anti nyamuk,” ujar Jamaludin.

Kapus (Kepala Puskesmas) Jatibening Dr.Arnya Andriani menyebutkan, di wilayah ini ada 4 kasus. Sedangkan terbanyak di Jatibening.

“Kami dari Puskesmas Jatibening cepat tanggap, jadi kita lebih waspada untuk mencegah. Lebih baik mencehgah daripada mengobati. Kita berupaya semoga tidak ada lagi penambahan jumlah penderita DBD, dan berharap warga terus melakukan dan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di lokasi masing-masing, sehingga sampah ataupun semak-semak tidak dijadikan sarang nyamuk,” kata Dr. Arnya Andriani.

Gerakan Serentak 1 Jumantik 1 Rumah dihadiri Camat Pondok Gede Zainal Abidin Syah, Lurah Jatibening Jamaludin, Kasi Kesos Yanyan, Kasi Pemtrantib Zainudin, Kasi Ekbang, Ketua RW 02 Abdurohman Nawawi, Ketua RT, Babinsa, linmas, ibu-ibu PKK dan Posyandu, serta tokoh masyarakat RW 02. (Supri)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Ragam