0

SUMEDANG, INDONEWS | Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sumedang memberikan apresiasi terhadap capaian 100 hari kepemimpinan Bupati Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Fajar Aldila. Meski belum menjadi ukuran menyeluruh, 100 hari kerja ini dinilai mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkanl visi Sumedang Simpati semakin maju menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumedang Asep Kurnia menilai, 100 hari pertama ini menjadi indikasi awal yang cukup untuk menilai komitmen kepala daerah.

“Kami mencermati berbaga programi kegiatan yang dilaksanakan dalam 100 hari. Terlihat bahwa program-program yang dicanangkan dapat dicapai sesuai rencana,” ujar Asep usai menghadiri pemaparan program 100 hari di Gedung Negara, Selasa (3/6).

Meski demikian, akur sapaan akrab Asep kurnia menegaskan bahwa menilai kinerja kepala daerah tidak cukup hanya dalam 100 hari.

“Tapi ini momentum untuk melihat kesungguhan pemerintah dalam menjalankan arah pembangunan,” ujarnya.

Fraksi Partai Golkar menyoroti sejumlah prioritas yang perlu dikawal ke depan, seperti percepatan pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, pengurangan angka pengangguran terbuka, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA :  Soal Pelanggaran Pilkada Bogor, Bayu Syahjohan Berharap MK Tegakkan Keadilan

Menurut Asep, Fraksi Golkar di DPRD siap bersinergi untuk mendorong tercapainya target-target tersebut.

“Fraksi Partai Golkar menegaskan seluruh anggota FPG di DPRD saling bahu membahu bekerja maksimal melalui tiga fungsi utama DPRD: pengawasan, legislasi, dan penganggaran,” ujarnya.

Ia juga telah meminta sinergi aktif para anggota Fraksi Golkar yang duduk di komisi-komisi dan alat kelengkapan dewan, untuk turut mengawasi dan mengawal pelaksanaan program oleh SKPD.

Di bidang legislasi, kata ia, Fraksi Golkar menegaskan pentingnya percepatan penyusunan regulasi yang mendukung keberlanjutan program, terutama yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Sementara dari sisi penganggaran, fraksi mendorong penyusunan anggaran yang efisien dan berpihak kepada rakyat, terutama peningkatan anggaran untuk sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan irigasi,” ucapnya.

Akur juga menyoroti kemampuan Pemkab Sumedang yang dinilai adaptif terhadap kebijakan pusat dan provinsi. Salah satunya dalam merespons arahan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dan Jawa Barat.

“Sumedang mampu melakukan efisiensi yang signifikan dan itu menjadi modal besar untuk percepatan pembangunan infrasturkur,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Sonia Sugian Gelar Reses dan Silaturahmi Idul Fitri di Desa Raharja, Serap Aspirasi Masyarakat

Sementara sinergi dengan Pemprov Jabar, salah satu program yang diapresiasi adalah sinergi pembangunan karakter generasi muda melalui kerja sama dengan Kodim dalam program Maung (Manusia Unggul),

“Ini menunjukkan pemerintah daerah tanggap terhadap isu strategis dan mampu bergerak cepat,” tandasnya.

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Politik