0

BOGOR, INDONEWS | Dugaan mark up anggaran pembangunan infrastruktur betonisasi jalan masjid Nurul Huda di Kampung Babakanraden, RT 01/03, Desa Babakanraden, Kecamatan Cariu menuai sorotan aktivis pemerhati pembangunan.

Pasalnya, anggaran pembangunan dengan volume panjang 138 x lebar 2,5 x tinggi 0,12 menghabiskan anggaran cukup fantastis sebesar Rp 112.620.000 diduga terjadi mark up.

Aktivis pemerhati pembangunan, Sahrul mengatakan, anggaran tersebut cukup besar jika hanya untuk pembangunan dengan voleme 138 x lebar 2,5 x tinggi 0,12.

“Kalau kita hitung, itu paling menyarap anggaran hanya sekitar Rp.70 jutaan, saya menduga itu karena gagalnya perencanaan sehingga muncul anggran cukup besar,” kata Sahrul.

Ia kemudian merinci harga; beton 41,4 m3 x 850.000 = Rp 35.190.000; basecrouse 17,25 x 285.000 = Rp.4.916.2500; papan cor 50 lebar x 15.000 = Rp 750.000; Plastik 2 rol × 130.000 = Rp260.000 dan HOK 345 m2 × 30.000 = Rp10.350.000.

“Sangat disayangkan dengan volume badan jalan tersebut memakan anggaran yang cukup besar. Yang mana kinerja pemerintah dengan volume jalan dan biaya pengajuan desa sampai direalisasikan oleh pemerintah atau dinas-dinas desa terkait,” katanya.

BACA JUGA :  Meriahkan HUT RI Ke-77, Desa Nambo Gelar Kompetisi Sepak Bola Kades CUP 2022

Menurutnya, kemungkinan dengan direalisasi anggaran tersebut pemerintah  tidak ada cross-check terhadap pengajuan siskdes.

Sebelumnya, Kepala Desa Babakanraden, Salpator Tarigan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp terkait kejanggalan publikasi anggaran dan dugaan mark up mengatakan, kemarin return transfer pada saat gangguan system sama dengan Desa Cariu.

“Tapi uang yang keluar tetap sesuai dengan yang dipapan kegiatan, lagi diperbaiki ke DPMD,” katanya.

“Sudah dihitung tim saya sebelum melaksanakan kegiatan, sudah diverifikasi baik desa sendiri, kecamatan dan juga pemda,” tambahnya.

“Kami pun laporan kegiatan bukan ke siapa-siapa, tapi ke pemda juga. Kalau seandainya kami ada kesalahan, kami akan ditegur pemda,” tukasnya. (Jaya)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Wajah Desa