0

BEKASI, INDONEWS – Kampanye Percepatan Penurunan Stunting terus dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IX, yaitu Hj. Nurhayati Effendi.

Upaya itu dilakukan untuk terus mengawal permasalahan stunting yang berlangsung di Kecamatan Mangkubumi Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (19/11/2023).

Nurhayati Effendi, menilai penanganan stunting merupakan investasi jangka panjang bagi sebuah bangsa. Pencegahan stunting merupakan salah satu prasyarat tercapainya visi terwujudnya generasi emas 2045 mendatang. Karena itu, pihaknya fokus dalam percepatan penurunan kasus stunting.

Dalam sosialisasi tersebut, Nurhayati menjelaskan bahwa persoalan stunting adalah masalah serius yang harus ditangani dengan benar oleh pemerintah.

Seperti diketahui, stunting memiliki dampak negatif terhadap penderitanya. Bahkan bisa menurunkan kemampuan kognitif, kegegalan tubuh dan peningkatan risiko penyakit tidak menular.

Nurhayati mengingatkan pentingnya hidup memerhatikan kesehatan dan  lingkungan bersih. Saat ini tengah ada yang menjadi perhatian fokus pemerintah yakni, menekan penyebaran stunting. Menjaga kesehatan dan memerhatikan kebersihan lingkungan dapat mencegah stunting.

BACA JUGA :  UPDATE: Banjir di Kabupaten Bekasi Tersisa di Dua Desa

Karena itu, menjadi penting bagi kalangan muda untuk memahami pencegahan stunting. Pencegahan dilakukan sebelum pernikahan, saat kehamilan, dan setelah anak lahir.

Nurhayati juga mengajak kalangan muda menghindari pernikahan usia dini, rencanakan pernikahan dengan matang agar memiliki keluarga sehat keturunan kuat menghindari anak terkena berisiko stunting.

“Bangsa ini berharap mendapat bonus demografi pada tahun 2045 generasi emas. Namun, generasi emas itu terlahir dari generasi berkualitas,” katanya, seraya menambahkan angka warga terkena stunting secara nasional mencapai lebih 24 persen.

Pemerintah menargetkan pada 2024 mendatang bisa turun menjadi 14 persen.

Menurutnya, stunting masih jadi tantangan cukup besar Indonesia, karena itu pemerintah fokus tangani ini.

“Kita di Komisi IX DPR RI mendukung program pemerintah ini. Rakyat Indonesia ke depan jauh lebih baik kondisinya,” paparnya. (Supri)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pemerintahan