0

BOGOR, INDONEWS | Betonisasi jalan desa di Kampung Cijengkol RT 16 RW 7, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor yang diduga tidak sesuai RAB terus jadi sorotan.

Pasalnya, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukamanah saat ditemui membenarkan adanya bigisting yang digali dan papan bekas pakai digunakan.

“Jadi kalau bigisting itu cuma untuk posisi yang enggak rata, itu harus digali supaya masang bigistingnya rata. Itu hanya untuk yang nanggul doang, gak semua dan itu juga gak akan mengurangi volume beton,” katanya.

Ia mengklaim papan bigisting itu sebarnya bukan bekas. Dan pekerja juga warga dilibatkan.

“Kita pakai bigisting yang sebelumnya, jadi kalau sudah kering dicabut pasang lagi. Jadi itu bukan papan bigisting bekas. Sedangkan untuk pekerja, warga sekitar dipekerjakan. Tapi kan mereka kebanyakan nongkrong nongkrong doang, terus juga dari upah pengen mahal. Jadi sebenarnya alasan doang itu tidak dilibatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, salah satu warga Kampung Cijengkol saat ditemui di lokasi mengaku, pembangunan tidak melibatkan warga sekitar, hanya RT dan RW saja.

BACA JUGA :  Rp1 Miliar Hanya Dapat 600 Meter? Warga Minta APH Periksa Kades Wargajaya

“Saya enggak tahu apa-apa, cuma nonton doang karena yang kerja bukan warga sini jadi jangankan volume, anggarannya saja enggak tahu,” kata warga, Sabtu (29/6).

Sementara, salah satu staf Desa Sukamanah saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsAap mengaku tidak tahu volume dan anggaran pembangunan tersebut.

“Mohon maaf saya enggak tahu, karena bukan TPK lagi. Dan saya mohon maaf belum nanya siapa TPK nya sekarang,” katanya. (Jaya)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Wajah Desa