BEKASI, INDONEWS – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan menghadiri pembukaan dan pendidikan program pelatihan kecakapan bidang tata rias pengantin, di Sanggar Trias Beauty School dekat Pasar Kecapi, Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, Jum’at (28/4/2023).
Pelatihan di bidang tata rias pengantin ini diikuti 30 peserta, sehingga mereka bisa mendapatkan ilmu bermanfaat untuk pribadi dan orang lain sehingga dapat berkembang dan bisa berdikari sendiri sehingga bisa mudah membantu apa yang dibutuhkan dalam penataan rias pengantin ini.
Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan, Komisi III dr. Zanet Aprilia Stanzah mengapresiasi acara ini serta mendukung penuh apa yang sudah dilakukan oleh pemilik sanggar, yaitu Trias Beauty School.
“Yang mana sudah melahirkan peserta didik baru dan melahirkan dan membangkitkan wanita-wanita tangguh yang nantinya akan membangkitkan UMKM dan pekerja-pekerja yang terampil di bidangnya. Selain pendidikan yang formal, tentunya di sini bisa membangkitkan wanita yang mandiri,” tambah Zanet.
“Melaksanakan program pendidikan kecakapan wirausaha yang mudah-mudahan peserta yang hari ini dididik sampai 1 bulan setengah ke depan akan menjadi wirausahaan-wirausaha yang kompeten yang bisa mandiri bisa bermanfaat untuk dirinya keluarganya dan lingkungannya,” katanya.
Ia sebagai anggota DPRD mendukung program pendidikan ini karena melalui keterampilan seperti ini kita bisa membangkitkan UMKM dan para pekerja-pekerja yang terampil dibidangnya.
“Selain pendidikan yang formal tentunya harapan saya adalah bagaimana kita membangkitkan wanita mandiri wanita yang tangguh dan wanita yang berjiwa entrepreneurship atau wanita pengusaha tentunya, bangkit menjadi wanita yang tangguh demi membangun bangsa dan generasi yang tangguh,” paparnya.
Pemilik sanggar Trias Beauty School H. Iin Susilawaty, S.Pd., MM., juga menambahkan, sebetulnya ini adalah program pemerintah yaitu dalam hal ini kita memberikan pelatihan untuk tata rias pengantin gaun panjang internasional yang inovasi karena program pemerintah itu yang dibutuhkan yaitu adalah usia 16 sampai 25 tahun pas tidak lebih sehingga mereka akan bisa dibina untuk menjadi seorang wirausahawan-wirausahawan muda yang berprestasi tentunya harapkan seperti itu.
“Harapan saya tentunya saya bisa menyalurkan ilmu-ilmu saya semoga bisa dimanfaatkan oleh mereka dan bisa mendidik mereka menjadi karakter yang baik dan menjadi seorang entrepreneur-entrepreneur yang profesional,” harap Iin Susilawaty. (Supri)




























Comments