BOGOR, INDONEWS – Alokasi bantuan keuangan Satu Miliar Satu Desa (Samisade) Desa Cidokom, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor dinilai bermasalah.
Pasalnya, meskipun papan proyek Samisade telah terpampang sejak bulan September 2021, namun pengerjaannya baru dilakukan tahun 2022 ini.
Pantauan wartawan, pekerjaan yang dilakukan pada tahun 2022 pun belum rampung. Ironisnya pekerjaan terbengkalai atau tidak dilanjutkan.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Bogor Raya, Jonny Sirait mengatakan, alokasi Samisade Cidokom jelas bermasalah.
“Ini menjadi keprihatinan tersendiri bagi warga Cikodom khususnya, umumnya warga Kabupaten Bogor. Disaat Pemkab Bogor memberi bonus berupa bantuan yang nilainya fantastis guna kemajuan desa, namun tidak dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujar Jonny, di Bogor, Jumat (25/6/2022).
Menurutnya, Inspektorat Kabupaten Bogor dan pihak terkait lainnya kini memiliki tugas khusus untuk mengawal dana Samisade dengan melakukan pemeriksaan pada desa yang ditenggarai bermasalah menggunakan Samisade.
“Program Samisade ini harus tetap dijalankan, disukseskan. Jika Inpesktorat dan pihak terkait lainnya semisal aparat penegak hukum hanya diam, jangan heran jika bantuan ini tidak terserap dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cidokom saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya belum bisa memberikan keterangan secara rinci. (Bintono)



























[…] BERITA TERKAIT: Alokasi Samisade Cidokom Bermasalah […]