SUKABUMI, INDONEWS – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Barat dan (FKUB) Kabupaten Sukabumi.
Turut hadir perwakilan Kapolda Jawa Barat, perwakilan kapolres, kapolsek, Camat Cicurug, Kepala Desa dan MUI Kabupaten Sukabumi.
Rombongan melakukan kunjungan ke wisata di Kampung Cipari Girang, RT 04, RW 06, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/7/2022).
Ketua FKUB Jawa Barat, H. M. Rafani Achyar mengatakan, diadakannya kunjungan ini bermula dengan adanya pemberitaan terkait isu akan didirikan kelenteng tempat peribadatan dan sedang diadakannya renovasi, makanya pihaknya melakukan cek dan ricek.
“Dan hasil dari pembicaraan dengan pihak Yayasan Gema Cita Nusantara, bahwa ini bukan tempat beribadah dan tidak bermaksud untuk mendirikan tempat beribadah, tapi disini rencananya akan didirikan wisata. Dan dengan wisata itu bisa memberikan penghidupan buat masyarakat sekitar. Memang karena dulunya lokasinya beli dari PT Yasan dan yang punyanya orang china, dan ada tempat semedi buat keluarga,” katanya.
“Dan kesepakatan pihak kami dan yayasan Gema Cita Nusantara adalah hanya mendirikan wisata,” pungkasnya.
FKUB Jawa Barat sangat mendukung atas pembangunan wisata dan akan mendorong agar segera diproses tempat wisata ini. Pihaknya menyatakan ini bukan tempat ibadah.
Ketua Harian Yayasan Gema Cita Nusantara, Hendry Patty mengaku bersyukur atas kedatangan FKUB Jawa Barat dan Kesbangpol dan pihak polda dan bisa memperjelas atas pembangunan ini.
“Bahwa ini tidak ada hubungannya dengan tempat beribadah dan sekali lagi saya tegaskan ini hanya tempat wisata. Dan tadinya ini hanya wisata pribadi, dan setelah nanti sudah berkembang mungkin nanti kita akan dipikirkan akan menjadi apa tapi tujuannya untuk kemaslahatan. Dan yang saya lihat di sini cocok buat wisata karena berdekatan dengan situs yang sudah ada, kayak batu jolang dan makam Bah Santri dan bisa mengangkat kearifan lokal dan bisa menarik buat kedepannya,” katanya.
“Saya harapkan dengan keputusan yang kita sepakati untuk kedepannya pembangunan ini aman dan bisa berjalan lancar,” pungkas Hendry. (Yogi/NDI)





























Comments