0

BOGOR, INDONEWS – Sosialisasi Hasil Pengukuran Produktivitas Pertama Tenaga Kerja Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2022 dilaksanakan di Darmawan Park Rukun Senior Living Room, Nomor 29, Babakan Madang, Bogor, Senin (13/6/2022).

Acara mengusung tema “Wujudkan Kabupaten Bogor Produktif” itu diinisiasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor. Luar biasanya, acara dihadiri sedikitnya 40 instansi dari berbagai lembaga. Baik lembaga profesi, industri maupun lainnya.

Reporter Media-Indonews.com, Cici L. melaporkan, PT. Andartian Media Indonews merupakan salah satu media yang diundang sebagai peserta.

Reporter Media-Indonews.com, Cici Lisnadewi

Cici pun sempat mempertanyakan kepada Sanggam Purba,  (perwakilan Kementerian Tenaga Kerja) bagaimana hubungan pengukuran produktivitas kerja dengan upah, karena dunia pers tidak punya jam kerja yang pasti. Atau hampir 24 jam melayani masyarakat.

“Pers sebagai jembatan informasi kepada masyarakat. Alat ukur produktivitas kerja di dunia pers bisa dilihat dari berapa banyaknya respon positif terhadap berita yabg dipublish. Dan berapa banyak jumlah viewer yang membaca berita tersebut, serta masih banyak lagi yang lainnya,” ungkap Cici.

BACA JUGA :  Jelang Pilkada Serentak, Bayu Syahjohan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Nabi Muhammad

Cici menambahkan bahwa dunia pers perlu disikapi serius. Sehingga hal ini akann ia dikusikan kembali bersama pemangku jabatan yang rencananya digelar dalam waktu dekat di Jakarta.

Selain itu, Cici menyampaikan bahwa  jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bogor sebesar 39 persen, atau masih dibawah. Sedangkan usia angkatan kerja antara usia 15-60 tahun diluar yang sudah menikah dan yang sudah bekerja.

“Salah satu upaya yang sudah dilakukan Pemerintah Bogor adalah melalui pelatihan BLK dan menyelesaikan pendidikannya melalui pendidikan keseteraan. Salah satu upaya juga untuk menekan tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bogor yang masih berkutat di angka 400 ribu orang,” papar Cici dalam acara tersebut.

Cici menuturkan, untuk mengukur produktivitas agar lebih baik, adalah dengan meningkatkan sumberdaya manusia terlebih dahulu. “Produktivitas adalah perbandingan antara output dengan inputnya,” tukas dia. (Cici/Bintono)

Simak Videonya:

 

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor