0

CIREBON, INDONEWS – Silaturahmi keluarga Dzuriyah Pangeran Kiai Bagus Nursaman putaran kedua puluh dilangsungkan di Kediaman Ustadz Fahmi, Perumahan Mikayla 2 Watu Belah, Sumber Cirebon. Momen itu sekaligus syukuran telah dianugerahi anak kedua Ustaz Fahmi.

Dewan Pengasuh Ponpes Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon selaku pimpinan Dzuriyah Pangeran Bagus Nursaman, Dr. KH. Arwani Syaerozi, Lc, MA atau Kang Wawan menjelaskan, majelis silaturahmi Dzuriyah Pangeran Bagus Nursaman telah berlangsung hingga putaran kedua puluh.

“Jadi Bergilir dari Bani putra putri Bagus Nursaman tertua hingga termuda sebanyak enam Bani. Tempatnya berpindah-pindah mulai dari Cirebon, Indramayu, Jakarta, Tangerang Banten, Majalengka dan lainnya,” ungkap Kang Wawan.

Ia menambahkan, acara diadakan secara hybrid offline dan online, karena ada Dzuriyah Pangeran Bagus Nursaman merupakan warga negara Malaysia dan Singapura.

“Mereka keturunan dari Kiai Siraj bin Pangeran Bagus Nursaman, yang sudah menetap di Negeri Jiran sejak tahun 1930 an. Saat ini sudah dua puluh putaran. Konsistensi dan ketahanan majelis silaturahmi Dzuriyah Pangeran Bagus Nursaman sudah teruji dan terbukti,” katanya.

BACA JUGA :  Sambut Bulan Suci Ramadhan, KP3D Perkuat Keharmonisan

Bahkan, tambah Kang Wawan, partisipasi yang hadir dari tiap Bani putra putri Pangeran Bagus Nursaman semakin banyak.

Tempat pertemuan silaturahmi bervariasi seperti di pesantren, Majelis Ta’lim, sekolah, rumah, dan Makbaroh Pangeran Bagus Nursaman.

Pada putaran ke-21 mendatang atau Juli 2026, direncanakan di Musholla Al- Djahid, Desa Waledkota, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

“Ini mencerminkan dakwah Pangeran Bagus Nursaman di bidang keagamaan dan kemasyarakatan. Musholla Al Djahid Waledkota mendapat kesempatan karena pewakifnya (H. Agus Riadi) terafiliasi pernikahan dengan dengan cicit peputra Pengran Bagus Nursaman dari Bani Kyai Muhammad Qosim putra ketiga Bagus Nursaman yang menikah dengan Nyai Aminah,” paparnya.

“Jadi nanti tuan rumahnya adalah Hj. Umami (istri kang Agus) dan H. Mahbub  binti dan bin Hj. Asiah binti Nyai Halimah (salah satu peputra) bin Kyai Muhammad (Mad) Qosim bin Pangeran Kiai Bagus Nursaman,” tambah Kang Wawan.

Ia menjelaskan, Pangeran Kiai Bagus Nursaman silsilahnya ke Sunan Gunung Jati Cirebon. Sedangkan istri beliau Raden Nyai Mariyah silsilahnya nyambung ke Syaikh Pasiraga Depok Cirebon. ***

BACA JUGA :  Lomba Aparatur Kelurahan Kota Bekasi, PKK Jatimakmur Tampilkan Inovasi

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Ragam