Bupati Lampung Utara Perintahkan Audit Investigasi
LAMPUNG UTARA, INDONEWS – Kondisi memprihatinkan SDN 3 Semuli Jaya yang tetap hancur meski telah menyerap Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) puluhan juta rupiah memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah.
Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, memastikan tidak akan tinggal diam dan segera mengusut tuntas dugaan kejanggalan tersebut.
“Terima kasih informasinya. Kami segera tindak lanjuti untuk pemeriksaan jika ditemukan bukti-buktinya,” tegas Hamartoni, melalui pesan singkat, Selasa (3/3/2026).
Pernyataan ini menjadi sinyal “lampu merah” bagi pengelola anggaran pendidikan yang bermain-main dengan hak siswa.
Pasalnya, sekolah tersebut diketahui telah menerima kucuran Dana BOS Tahap I tahun 2025 sebesar lebih dari Rp43 juta, namun realita di lapangan justru menunjukkan kondisi fisik bangunan yang rusak parah.

Desakan Audit Total 2022-2025
Kasus ini bak puncak gunung es. Muncul desakan kuat agar Pemkab Lampung Utara tidak hanya memeriksa anggaran tahun berjalan, tetapi melakukan audit investigasi menyeluruh sejak tahun anggaran 2022 hingga 2025.
Publik kini mempertanyakan: ke mana larinya aliran dana pendidikan selama empat tahun terakhir jika gedung sekolah dibiarkan terbengkalai?
Langkah tegas Bupati diharapkan tidak hanya menjadi seremoni birokrasi, namun berujung pada sanksi berat jika terbukti ada indikasi korupsi.
Transparansi dan akuntabilitas harga mati, agar mimpi buruk di SDN 3 Semuli Jaya tidak menular ke sekolah-sekolah lain di Bumi Ragem Tunas Lampung. (Andre)





























Comments