BANDUNG, INDONEWS — Jonathan Warinussy (34), pemuda asli Papua kelahiran Serui yang dibesarkan di Jayapura manaruh asa tersendiri saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta hari HAM se dunia.
Keinginannya tidak muluk-muluk. Bukan bermimpi menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti yang dicita-citakan orangtuanya atau mayoritas masyarakat Papua.
“Saya berkeinginan menjadi seorang wirausahawan sukses, serta lebih berguna bagi orang lain,” ungkap Jonathan, Selasa.
Bagi Jonathan, dengan menjadi wirausahawan, dirinya dapat membantu anak-anak Papua lain, terutama di Kota Bandung saat ini ia berada.
Setidaknya dengan jadi wirausahawan sukses, ia bisa membantu sesama anak Papua dan bekerja di tanah Pasundan.
Ia juga menaruh harapan menjelang peringatan Nataru dan hari HAM se Dunia pada 10 Desember ini. Jonathan Warinussy menyampaikan seruan agar masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta hidup rukun saling berdampingan satu sama lain dan saling menghargai sesama anak bangsa.
“Mari mengedepankan kegiatan positif. Apalagi di tengah kondisi sebagian wilayah Indonesia seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh yang dilanda banjir,” katanya.
Sebagai anak bangsa, ecara pribadi ia mengaku ikut berduka yang mendalam atas musibah banjir yang terjadi di beberapa daerah di Nusantara.
“Kami turut berduka cita atas musibah banjir. Semoga para korban diberi kesabaran dan kekuatan,” ucapnya.
Ia berharap musibah tersebut menjadi pengingat untuk terus saling membantu dan mempererat solidaritas sosial.
Pada momentum hari HAM sedunia 10 Desember, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa di Bandung untuk tetap menjaga situasi agar tetap kondusif.
“Mari jaga keamanan, saling menghargai, dan menghindari kegiatan yang dapat memicu kerawanan atau melanggar hukum,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat dalam menyambut natal dan tahun baru 2026 dengan damai dan khidmat melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.
“Peringatan dapat diisi dengan doa bersama, penggalangan dana untuk korban banjir, dan aktivitas positif lainnya,” pungkasnya. ***





























Comments