DEPOK, INDONEWS — Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Depok mengalami peningkatan 0,2 persen, dari 6,27 menjadi 6,52 pada tahun ini.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok terus menggencarkan berbagai langkah untuk menekan angka pengangguran.
Upaya tersebut meliputi peningkatan kompetensi masyarakat, pelatihan kerja, program padat karya berkelanjutan, hingga pemanfaatan platform AyoGawe Depok.
Salah satu program utama yang kembali digelar Disnaker dalam rangka membuka peluang kerja adalah pameran kesempatan kerja atau Job Fair Kota Depok 2025.
Pada gelaran tahun ini, Disnaker mengundang masyarakat untuk hadir di Job Fair yang berlangsung pada 8-9 Desember di Citimall Cimanggis, tanpa dipungut biaya.
Sebanyak 20 perusahaan turut berpartisipasi dengan menyediakan total 1.316 lowongan pekerjaan. Perusahaan seperti PT Citarasa Kuliner Nusantara, Security Guard Indonesia, hingga SIM Group juga membuka kesempatan wawancara langsung (walk-in interview).
Selain menyediakan lowongan kerja, Job Fair 2025 juga menghadirkan sesi talk show yang dirancang untuk meningkatkan wawasan pencari kerja, seperti Bimbingan Karir Memasuki Dunia Kerja serta HRD Insight mengenai kriteria kandidat yang dibutuhkan perusahaan.
Sesi bimbingan karir disampaikan oleh Politeknik LP3I Jakarta Kampus Depok, sementara materi HRD Insight dibawakan oleh PT Security Guard Indonesia.
Disnaker Kota Depok mengajak masyarakat, terutama para pencari kerja, untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Job Fair Depok 2025 diharapkan dapat memperluas akses lapangan kerja dan berperan dalam menurunkan tingkat pengangguran di kota tersebut. (gustini)





























Comments