0

MEUREUDU, INDONEWS | Pidie Jaya memasuki babak baru kepemimpinan setelah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, secara resmi melantik Sibral Malasyi dan Hasan Basri sebagai Bupati dan Wakil Bupati dalam rapat paripurna DPRK Pidie Jaya, Selasa (18/2/2025).

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Anggota DPR RI asal Aceh Samsul Bahri dan Ruslan Daud, Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko, Ketua dan Anggota DPR Aceh, Plt Sekda Aceh Muhammad Diwarsyah, mantan Bupati Pidie Jaya Ayyub Abbas dan Said Mulyadi, serta unsur Forkopimda setempat.

Dalam sambutannya, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menegaskan bahwa jabatan adalah amanah besar yang harus dijaga. Ia mengingatkan agar Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya bekerja untuk seluruh masyarakat, tanpa memihak pada kelompok tertentu.

“Jangan seperti kacang lupa pada kulitnya,” tegas Mualem, mengingatkan agar pemimpin yang baru dilantik tidak melupakan perjuangan dan aspirasi rakyat yang telah mempercayakan mereka.

Mualem juga menginstruksikan agar Sibral-Hasan menjaga hubungan harmonis dengan DPRK, Forkopimda, serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Aceh.

BACA JUGA :  Masyarakat Abdya Dukung Ketegasan Bupati

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan akademisi dan dunia usaha untuk memajukan Pidie Jaya.

“Jangan berjalan sendiri. Libatkan semua pihak demi pembangunan yang lebih cepat dan merata,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Aceh telah menggelontorkan anggaran Rp20 miliar tahun ini dan Rp15 miliar tahun depan untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi yang akan digelar di Pidie Jaya pada Oktober 2025.

Di hadapan hadirin, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyampaikan visinya untuk membawa daerah ini ke arah yang lebih baik. Ia berkomitmen menjalankan reformasi birokrasi dengan menempatkan pejabat sesuai kompetensi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Tidak boleh ada lagi ASN yang nongkrong di warung kopi saat jam kerja. Disiplin adalah kunci utama pemerintahan yang efektif,” tegasnya.

Selain itu, ia menargetkan pembangunan jalan dua jalur, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan. Salah satu program unggulannya adalah pemberian santunan biaya kematian sebesar Rp1 juta bagi masyarakat kurang mampu.

BACA JUGA :  Kapolres Bireuen Tegaskan Tak Ada Pungli di Layanan SIM

Menutup pidatonya, Sibral mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Pidie Jaya. Ia juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Aceh untuk menyukseskan MTQ tingkat provinsi di daerahnya.

“Kami memohon dukungan penuh dari Gubernur dan seluruh pihak agar acara ini berjalan sukses dan membawa kebanggaan bagi Pidie Jaya,” pungkasnya.

Pelantikan ini menjadi langkah awal bagi kepemimpinan Sibral-Hasan dalam membawa perubahan di Pidie Jaya. Kini, masyarakat menanti realisasi janji-janji mereka dalam lima tahun ke depan. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.