0

LAMPURA, INDONEWS | Pj. Bupati Lampung Utara (Lampura) Drs. Hi. Aswarodi. M.Si menghadiri launching program pelita zannah (peluncuran program eliminasi terpadu) di Aula Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, Kamis (18/7).

Kolaborasi Pemkab Lampura dan Basnas luncurkan Program Pelita Zannah untuk menurunkan angka kemiskinan.

Program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lampung mulai dilaksanakan. Hal itu tampak saat launching program Pelita Zannah, yakni pengentasan kemiskinan melalui Zakat, Infaq dan Sedekah di aula Desa Oganlima, Kecamatan Abung Barat hari ini.

Pemberian bantuan kepada mustaqih dari pemberi zakat, infaq dan shodaqoh itu diberikan kepada 15 orang, yang masing masing orang menerima 3 ekor kambing.

Selain itu, ada bantuan masuk sekolah kepada anak warga kurang mampu.

Menurut Ketua Baznas Lampura, Budi Cipto Utomo hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Pj. Bupati Aswarodi dalam pengentasan kemiskinan.

“Kata pelita sehari-hari dapat diartikan sebagai lentera atau cahaya, atau pencerahan dan zannah bahasa arab berarti indah. Kami berharap dengan diluncurkannya program ini, dapat membantu masyarakat khususnya berkemampuan kurang dapat hidup layak,” kata Aswarodi dalam sambutan saat Launching Program Pelita Zannah.

BACA JUGA :  Rencana Pembangunan TPST Disetujui Warga Desa Kertamukti

Aswarodi mengatakan, program tersebut merupakan contoh kolaborasi seluruh elemen dalam pengentasan kemiskinan.

Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan secara simultan dan berkelanjutan.

“Ini salah satu contoh peruntukkan dari zakat, infaq dan shodaqoh dari masyarakat dalam mengangkat kehidupan masyarakat kurang mampu. Yang awalnya miskin, menjadi lebih produktif,” tambahnya.

Dijelaskannya, program yang diinisiasi Provinsi Lampung ini dapat dijadikan rujukan dalam pembangunan Lampung Utara kedepan.

“Bagaimana potensi yang ada, dapat dimaksimalkan dalam mewujudkan Lampura semakin makmur, maju dan sejahtera,” tambahnya.

“Ini adalah program bergulir, diharapkan kepada penerima dapat maksimal menjalankan usaha. Kalau dia ingin punya ternak, begitupun tetangganya. Jadi kalau sudah beranak, maka dikembalikan dan digulirkan lagi,” ungkapnya.

Kades Ogan Lima, Widodo mengungkapkan apresiasinya kepada pemerintah dan Basnaz atas terselenggaranya program kolaborasi tersebut.

Ia menegaskan akan mengawal, serta mengawasi pelaksanaan dilapangan.

“Semoga kedepan program ini dapat berkelanjutan,” ujarnya. (Zen/Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pemerintahan