BEKASI, INDONEWS | Pemilihan Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dilaksanakan pada Minggu (30/6), di aula Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Salah satu anggota calon Ketua BKM, Ivan suhendar SH merasa kecewa dan keberatan dengan hasil yang didapat, karena menurutnya tidak sesuai dengan aturan.
Pemilihan Koordinator BKM sendiri demenangkan Ahmad Sayuti. Tetapi salah satu calon lainnya menyebut pemilihan tidak birokrasi dan transparan karena ia melihat banyak kejanggalan atau kecurangan.
Saat dikonfirmasi wartawan, salah satu calon ini mengaku langsung mengundurkan diri.
“Panitia tidak bisa diintervensi siapa pun dan tata tertib bukan disahkan panitia, akan tetapi oleh RW-RW. Tugas panitia adalah membuat tata tertib yang disahkan RW di forum,” katanya, Selasa (2/7).
Ia berharap kedepannya pemilihan lembaga keswadayaan masyarakat agar lebih selektif dalam membuat aturan, tidak terkesan jaman dulu yang mempunyai kekuasaan, dia yang mengatur.
“Musyawarah harus selalu dikedepankan dan tetap netral dalam membuat keputusan. Sekali lagi saya mengundurkan diri dengan rasa kecewa yang sangat besar,” ujarnya.
Ia kemudian menunjukan surat pengunduran diri yang isinya sebagai berikut:
Kepada panitia pemilihan Bkm Harapan Jaya
Di
Harapan jaya…
Hal: Surat Pengunduran dari Pimkol Bkm
Bersama surat ini saya:
Nama: Ivan suhendar SH
Umur : 50 Thn
Alamat : Perum Harapan Jaya, Jln Jaya Wijaya 5 Blok b No 431
Mengajukan surat pengunduran diri sebagai Pimkol BKM Harapan Jaya dikarenakan bnyaknya kegiatan yang akan banyak menyita waktu saya sehingga tidak bisa fokus dalam kegiatan Pimkol BKM.
Demikian surat pengunduran diri ini saya buat.
(Supri)





























Comments