BEKASI, INDONEWS | Halal Bihalal adalah salah satu tradisi yang berkembang di kalangan masyarakat Islam Indonesia.
Tradisi ini biasa dilakukan pasca lebaran, tepatnya di bulan Syawal. Halal Bihalal menjadi momen kegiatan tahunan yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan saling memaafkan.
Seperti halnya yang dilakukan Forkopimcam Pondokgede yang menggelar Halal Bihalal dengan menggandeng Tiga Pilar bersama Majlis Umat Beragama (MUB), di Pendopo Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/5).
Dalam halal bihalal, tampak hadir Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah, Sekretaris Kecamatan Farid dan aparatur kecamatan beserta staf, lurah se Kecamatan Pondokgede beserta para kasi dan staf, Ketua FKRW kecamatan maupun kelurahan, Kapolsek Pondokgede Kompol Dwi Haribowo dan jajaran.
Kemudian dishub, para UPTD wilayah Pondokgede, jajaran koramil, DMI, MUI, ormas, partai politik, FKUB, MUB, FKDM, PKK, PKH, PSN, para ketua RW, FKRW, Karang Taruna dan tokoh masyarakat.
Camat Pondokgede Zainal Abidin syah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih sekaligus memohon maaf lahir bathin kepada segenap jajaran forkopimcam, pimpinan instansi terkait, lurah dan jajaran, ormas, partai Politik, MUB, FKDM, FKRW, FKDM, Ketua RW, UPTD, para tokoh dan semua pihak yang selama ini bersinggungan dengan kecamatan maupun kelurahan di Pondokgede.
“Kami berharap setelah kita laksanakan ibadah puasa, dan saat ini sudah bulan syawal, semoga spirit-spirit nilai kebaikan terus kita pertahankan. Untuk kinerja pada bulan Syawal dan diplementasikan dalam pelaksanaan tugas kita sehari-hari,” katanya.
“Kami terus berkomitmen, berkoordinasi serta berusaha untuk memastikan penyelenggara pemerintahan pembagunan, pemberdayaan pemasyarakatan, di wilayah Pondokgede berjalan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Ditempat sama, KH. Ni’in Abdul Gani, Ketua Majelis Umat Beragama (MUB) Kecamatan Pondokgede menyampaikan bahwa Halal Bihalal dan Silaturahmi diadakan di penghujung bulan Syawal.
“Tujuannya adalah merekatkan kembali setelah kita terpolarisasi dengan aktivitas pilpres dan pileg. Alhamdulillah semua stakeholder kita libatkan agar terjadi sinergisitas untuk membangun bersama Kota Bekasi umumnya, dan khususnya Kecamatan Pondokgede,” kata KH Ni’in Abdul Gani.
KH Ni’in Abdul Gani menjelaskan, tugas MUB menciptakan harmonisasi antar umat seagama dan antar umat beragama dan pemerintah.
“Sehingga pilkada di bulan November yang akan datang berjalan aman, damai dan menghasilkan pemimpin Kota Bekasi berkualitas dan mencintai warganya,” pungkasnya. (Supri)





























Comments