BEKASI, INDONEWS – Sebagai calon seorang pemimpin hebat, sudah pasti memiliki tujuan serta visi misi yang jelas dan terarah. Terlebih bagi calon pemimpin lingkungan atau Ketua RW, masyarakat membutuhkan sosok visioner, tegas, pemberani, berpengalaman dan cerdas.
Sebagai pemimpin, nantinya Ketua RW dituntut bisa memadukan segala potensi yang ada demi kemajuan lingkungan, sehingga bisa memujudkan harapan dan keinginan warganya.
Saat ini, Ketua RW memiliki kewenangan lebih luas setelah mulai diberlakukannya Peraturan Wali Kota (Perwako) yang kemudian berimbas pada penggelontoran anggaran dari pemerintah kota langsung ke lingkungan.
Di antara sekian calon Ketua RW dalam ajang pemilihan Ketua RW di Kelurahan Jati Bening Baru, Kecamtan Pondok Gede Kota Bekasi, dalam waktu dekat, Djaleha Mulyasari warga RT 13 RW 05, kelurahan setempat menjadi salah satu kandidat perempuan kuat yang dinilai memiliki kompetensi sebagai seorang Ketua RW.
Berbekal pengalaman yang mumpuni mulai dari masih aktif bekerja hingga pensiun pun sempat menduduki jabatan strategis, Djaleha atau karib disapa Bu Henry memiliki visi dan misi unggulan dalam memajukan lingkungan.
Sebagai pengurus RT dan Ketua PKK yang telah lama menjabat, Djaleha Mulyasari paham betul apa yang dibutuhkan masyarakat setempat.
“Kalau Bu Henry ini memang orangnya sangat berpengalaman, walaupun dia perempuan satu-satunya sebagai calon Ketua RW yang sepak terjangnya telah teruji, jiwa sosialnya tinggi dan aktif diberbagai kegiatan,” ungkap salah satu warga yang tak bersedia namanya disebutkan, Minggu (29/8/2022).
Menurutnya, dengan visi terwujudnya lingkungan RW 05 yang rukun, aman, damai bersatu dalam segala hal, menjadi visi yang sangat cocok jika diterapkan dengan baik di lingkungannya. Pasalnya, sebagai lingkungan yang dengan segala hal masih banyak ternyata butuh pembenahan atau perbaikan dalam menuju kebersamaan dengan semangat gotong royong.
“Kita butuh pemimpin yang benar-benar cerdas, bijak dan profesional siap mengabdi demi kepentingan warga tidak arogan dan mau mendengarkan masukan ataupun saran dengan mengedepankan rasa kekeluargaan serta memiliki daya saing yang bagus,” imbuhnya.
Sementara warga lain, sebut saja Amin, mengatakan bahwa memberi pelayanan prima kepada seluruh warga RW 05 mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam pengambilan keputusan harus menjadi prioritas selain meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan tali persaudaraan antar warga RW 05.
Hal ini harus diperhatikan oleh calon ketua RW. Baginya, upaya tersebut mampu terwujud jika warga memiliki ketua RW yang betul-betul paham bagaimana mengurus tata kelola lingkungan RW yang baik.
“Kalau tata lingkungan sudah baik, saya yakin program lainnya akan berjalan dengan lancar. Jika tidak, maka semuanya akan tidak berjalan dengan baik. Selain itu, bagaimana pelayanan kepada masyarakat juga harus diperhatikan,” katanya.
Ditambahkan, mengingat potensi yang ada cukup baik, maka pihaknya menginginkan sosok pemimpin yang mau peduli dan cekatan terhadap permasalahan dilingkungan warga RW 05. Jika program yang dicanangkan dapat berjalan baik, saya yakin tidak sedikit masyarakat yang akan memperoleh dampak positifnya.
“Dan saya yakin, Bu Henry mampu mewujudkan impian tersebut,” tukas Amin.
Sementara itu, salah satu calon, Djaleha Mulyasari mengaku siap berkompetisi dengan sehat dalam pemilihan Ketua RW 05 September mendatang.
Beberapa harapan warga telah ia tuangkan dalam visi misi yang telah ia rancang untuk diaplikasikan setelah terpilih nanti.
Namun baginya, sebaik apapun program yang dirancang jika masyarakat tidak hidup secara harmonis, toleran dan saling menghormati, program tersebut tidak akan berhasil.
“Oleh karenaya, saya menekankan pentingnya kehidupan berbudaya dalam balutan agama bagi setiap masyarakat di RW 05,” ucapnya, Senin (29/8/2021).
“Pemimpin itu mengedepankan kejujuran, keadilan, serta mau transparan dalam kehidupan bermasyarakat untuk lingkungannya,” tandas calon Ketua RW 05 yang sudah mendapatkan nomor urut 02 ini. (Firm)




























Comments