0

SUKABUMI, INDONEWS – Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Iyos Somantri membuka bimbingan teknis (bimtek) bagi penerima bantuan hibah bidang keagamaan gelombang 2 Kabupaten Sukabumi, tahun anggaran 2023 di Aula Setda-Palabuhanratu, Selasa (1/8/2023).

Acara yang diselenggarakan selama tiga hari ini diikuti oleh 250 peserta penerima bantuan hibah.

“Kami laksanakan bimtek ini selama 3 hari, mulai kemarin dengan 84 peserta penerima hibah. Hari ini sebanyak 83 peserta dan besok hari terakhir sebanyak 83 peserta penerima hibah,” kata Kepala Subkor Bina Mental dan Spritual, Ibnu Mukhsin.

Sementara itu, menurut Wabup Sukabumi, hibah di bidang keagamaan yang akan diberikan kepada penerima hibah merupakan amanah yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kita harus bersyukur, dari sekian ribu antrian yang ingin mendapatkan hibah, Alhamdulilah kodarullah hari ini bapak dan ibu yang berkumpul mengikuti bimtek ini merupakan lembaga bidang keagamaan yang akan mendapatkan hibah,” ungkapnya.

Wabup Iyos menjelaskan bahwa pemberian hibah di bidang keagamaan ini ialah untuk menguatkan penerapan nilai-nilai religius masyarakat sesuai dengan visi Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD 2021-2026, yakni: “Mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Religius, Maju dan Inovatif Menuju Masyarakat Sejahtera Lahir-Batin”.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Sukabumi Laksanakan Rapat Paripurna Ke 1, Ini Pembahasannya

“Untuk menuju religius, maka kami harus bersinergi dengan lembaga-lembaga keagamaan dan sarana keagamaan agar lebih berdaya dalam menjalankan program-program yang berdimensi peningkatan kualitas aqidah umat yang beriman, berbudaya dan berdaya saing,” jelasnya.

Iyos berharap pemberian hibah bidang keagamaan bisa dimanfaatkan sesuai dengan aturan dan kebutuhan yang tepat sasaran.

“Kita berharap bantuan yang kecil ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Gunakan dengan sejujur-jujurnya dan harus bisa di pertanggung jawabkan karena ini uang negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan negara,” harapnya. (Ndi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Sukabumi