0

CILEGON, INDONEWS — Peletakan batu pertama pembangunan paving blok di Kelurahan Tamansari, tepatnya Kampung Sawah, dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk Bappeda, Nana, Sekda Bidang Administrasi Pembangunan Mimin Aliyah, CAMAT PULO MERAK Mansur Maksum, Lurah Tamansari Lutfi S.Kom..M.Si., Sekjen Kelompok Masyarakat (Pokmas) Karya Bersama Nurhayanto SE., dan lainnya, Kamis (13/4/2023).

Nurhayanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan program kontinyu di Kota Cilegon. Memasuki tahun ke delapan kegiatan DPW, Salira  yang mana tahun 2022 itu sudah mempunyai prending Sarana Prasarana Lingkungan Rukun Warga (SALIRA).

Dan kegiatan yang dititikberatkan pada sarana dan prasarana sesuai janji politik Walikota Cilegon di setiap RW akan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp100 juta.

“Itu pun di masing-masing kelurahan akan berbeda. Semakin banyak RW nya makin banyak pula pagu anggaran dan anggotanya lebih banyak,”  jelas Nurhayanto.

Di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, ia menyebutkan ada 6 RW. Sehingga akan memperoleh Rp 600 juta.

“Alhamdulillah masyarakat sangat mengapresiasi bahkan antusias, karena memang program pembangunan ini pripe tipe 4 ,yang memang diperuntukan dari masyarakat untuk masyarakat oleh masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Megahnya Bangunan Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, Namun Jarang Itempati Kadis dan Kabid?

Bahkan yang mengajukan maupun yang merencanakan  dan melaporkan, pada dasarnya kegiatan DPWKEL tujuannya bagaimana kegiatan yang  tidak terkaver pembangunan oleh dinas, OPD yang ada di Kota Cilegon ini bisa teratasi.

“Dengan pekerjaan yang sangat sederhana ini seperti pengerjaan paving blok, harapan kedepan semoga kegiatan ini tetap berlanjut, berkesinambungan sehingga hasil dari pada pembangunan tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat banyak, sesuai amanat UU tahun 2014, siapapun pemimpinnya  di masa mendatang , program Salira  pasti ada dan tetap berjalan sesuai harapan masyarakat,” jelasnya.

Sementara Camat Pulo Merak, Mansur Maksum menyampaikan terima kasih kepada kelompok masyarakat (pokmas ) Tamansari yang yang didukung penuh Lurah Tamansari.

“Ini merupakan amanah. Tolong dalam pelaksanaannya sesuai juklak juknis. Kami berharap kualitas pembangunan dijaga dan diprioritaskan,” tegas camat.

“Jangan hanya berfokus semangat membangun saja, tapi semangat  memelihara kurang. Sehingga pembangunan baru setahun atau dua tahun sudah rusak lagi. Mudah-mudahan Kampung Sawah ini menjadi contoh kepada lingkungan lainnya. Terutama para ketua RW RT dan masyarakat sekitar bisa menjaga lingkungan dengan baik,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bupati Serang Safari Ramadhan 1444 Hijriyah di Kecamatan Ciruas

Sementara Lurah Tamansari, Lutfi  mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi Pokmas Karya Bersama melalui program SALIRA  yang sangat membantu.

“Jalan yang kurang bagus bisa segera diperbaiki. Kebetulan hari ini adalah termin ke l, termasuk program rutilahu, bale warga, dan perbaikan sarana ibadah (musholla),” jelasnya.

Lutfi berharap, dari kegiatan ini minimal warga bisa menjaga, merawat dan jangan sampai menganggap program ini milik pemkot, sehingga masyarakat lepas tanggungjawab.

“Masyarakat harus berperan, ikut serta memiliki apa yang dilakukan pihak Pemkot Cilegon melalui Pokmas Karya Bersama DPW kelurahan,” pungkasnya. (A. Rochim S/Yani Sumiati)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Banten