0

BIREUEN, INDONEWS – Dalam  rangka mencapai puncak keberhasilan target Imunisasi Polio bagi anak usia TK,SD dan MIN di Kabupaten Bireuen tahun 2023, Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen kembali melakukan kegiatan imunisasi polio tahap kedua di Puskesmas Dalam 17 Kecamatan wilayah kerja Kabupaten Bireuen.

Berdasarkan data capaian Sub Polio putaran 2 yang diterima media ini dari  Dinas Kesehatan Bireuen, sasaran Pusdatin 98,319 angka rill 92,454 pencapaian hari pertama 17,959, hari kedua 16, 449, pencapaian hari ketiga 20,310, capaian hari keempat 19,045 dan pecapaian hari kelima 10.008, sedangkan SW1 4.381,SW2 3.494,SW3 2.437.

Sementara untuk persentase yang dicapai Pusdatin 96 persen, rill mencapai angka 102 untuk jumlah anak yang belum di imunisasi berjumlah 4.236 orang.

Pelaksanaan imunisasi polio, terus dilakukan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dikarenakan Virus Polio merupakan penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus dan sangat menular, tetapi dapat dicegah dengan melakukan imunisasi polio.

Polio atau poliomyelitis dapat dialami oleh siapa saja, tetapi umumnya menyerang anak usia di bawah 5 tahun (balita), terutama yang belum menjalani imunisasi polio.

BACA JUGA :  PERLIBAS Desak Pemerintah Aceh Laporkan IUP PT. Linge Mineral Resource

Selain kelumpuhan permanen, polio juga bisa menyebabkan gangguan pada saraf pernapasan. Kondisi ini menyebabkan penderitanya kesulitan bernafas.

Gejala awal polio adalah demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan di leher, dan nyeri pada anggota badan.

Siapa yang berisiko terkena polio?

Yang berisiko terkena polio adalah anak usia < 15 tahun, terutama anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Kadinkes Bireuen, dr Irwan saat dikonfirmasi IndoNews. com  minggu (26/2) melalui Whats Appnya mengatakan sangat berharap bagi tiga  Puskesmas yang belum mencapai target,dalam pelaksanaan imunisasi polio untuk dapat terus berupaya melakukan sweeping dalam 2 hari kedepan dan mudah – mudahan target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik supaya anak – anak kita terbebas dari virus polio. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.