0

BIREUEN, INDONEWS – Kepala Dinas Kesehatan Bireuen melakukan kegiatan sosialisasi Vaksin Polio di MIN 30 Bireuen, Kecamatan Samalanga, Sabtu (8/2/2023).

Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada wali siswa MIN 30 Bireuen bahwa pentingnya memberikan vaksin polio pada setiap anak mereka.

Virus Polio merupakan penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus dan sangat menular, tetapi dapat dicegah dengan melakukan imunisasi polio.

Polio atau poliomyelitis dapat dialami oleh siapa saja, tetapi umumnya menyerang anak usia di bawah 5 tahun (balita), terutama yang belum menjalani imunisasi polio.

Selain kelumpuhan permanen, polio juga bisa menyebabkan gangguan pada saraf pernapasan. Kondisi ini menyebabkan penderitanya kesulitan bernafas.

Gejala awal polio adalah demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan di leher, dan nyeri pada anggota badan.

Siapa yang berisiko terkena polio?

Yang berisiko terkena polio adalah anak usia sampai 15 tahun, terutama anak-anak dibawah usia 5 tahun.

Maka untuk itu, Kadinkes Bireuen, dr. Irwan menyampaikan masyarakat tak usah takut anaknya untuk dilakukan  Imunisasi Polio yang  diberikan sebanyak 4 kali sampai anak usia 4 bulan. Dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata di setiap wilayah tanpa terkecuali anak akan terhindar dari virus polio.

BACA JUGA :  Simulasi Teknologi Fermentasi dan Irigasi Tetes USK Bantu Pemulihan Pascabanjir di Bireuen

Lengkapi dosis vaksin polio tetes dan suntik sesuai dengan umur anak. Jika anak belum mendapatkan imunisasi lengkap maka dapat berkonsultasi dengan puskesmas setempat.

Vaksin Polio memberikan kekebalan, apabila anak tertular dapat terlindungi dari kelumpuhan dan kematian akibat virus polio. Tidak ada obat untuk polio. Satu satu cara pencegahan melalui pemberian imunisasi.

Kegiatan sosialisasi berjalan lancar, dihadiri camat, Kepala Pukesmas Samalanga, Kepsek MIN 30 Bireuen, Kapolsek Samalanga diwakili Bripka Jazuli, Kanit Intel Polsek Samalanga, Bripka Firdaus dan para tamu undangan lainnya.

Dari pantauan media ini, antusias wali siswa MIN 30 Bireuen sangat tinggi di dalam mendengarkan paparan tentang vaksin polio dari Kadinkes Bireuen maupun camat. Hal ini terlihat tidak satu pun wali siswa MIN 30 Bireuen yang meninggalkan ruangan kelas.

Diharapkan pada saat dimulainya vaksin polio berbentuk obat tetes ini, yang dimulai pada Senin besok. Semua orang tua mengizinkan anaknya untuk mendapatkan vaksin ini. Lebih baik mencengah sebelum sakit. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.