0

SERANG, INDONEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang genjot program kebersihan lingkungan melalui Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) tingkat Kabupaten Serang.

Di Kecamatan Mancak, lomba secara serentak dilaksanakan Senin 31 Oktober 2022 dengan jumlah peserta 12 dari 14 desa.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Mancak, Erwin Saefullah S.Ip., didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Saepudin saat di konfirmasi Media-Indonews menyebutkan dua desa yang tidak mengikuti lombayaitu Desa Sigedong dan Balekambang.

“Kedua desa tidak mengikuti LKBA lantaran memiliki dasar dan alasan yang jelas. Ada yang beralasan tidak menganggarkan dan tidak disurvei pada tahun sebelumnya,” jelas Erwin.

Melalui LKBA, diharapkan masyarakat merubah pola pikir untuk lebih baik dan mengoptimalkan potensi wilayah.

“Seandainya LKBA ini dikelola dari tahun ke tahun, dengan target dan sasaran yang sama, antara pemerintah dan masyarakat itu sama, maka dengan sendirinya LKBA tersebut akan menjelma sebuah produk pemberdayaan,” katanya.

Sehingga pasca LKBA tersebut, tutur Erwin, wilayah akan tertata dengan rapi dan resik, bahkan dapat menjadi sebuah potensi wisata.

BACA JUGA :  Pemdes Bojong Launching Samisade, Bangun Pondasi Kali dan Pengurugan Jalan

“Tidak sedikit desa di luar Banten cenderung menjadi desa wisata. Namun di Kabupaten Serang sendiri hanya sebatas mengikuti saja, belum ada target selanjutnya,” bebernya.

Sementara salah satu peserta lomba, yakni Desa Waringin beserta seluruh elemen masyarakat terlihat menyambut baik kehadiran tim penilai atau para juri LKBA. Bahkan disambut antusias sebagai bentuk mendukung program tersebut.

Kepala Desa Waringin, Ahmad Fathoni mengaku bangga dengan kehadiran para tim juri, Menurutnya, kalah dan menang bukan menjadi tujuan utama dalam lomba ini.

“Saya bangga lantaran pada kegiatan tersebut seluruh masyarakat menyambut antusias. Bukan hanya masyarakat setempat, namun seluruh elemen masyarakat termasuk seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, karang taruna, BPD, dan PKK ikut berjuang, mereka semua bekerja dan membangkitkan kembali gotong royong,” ungkapnya.

Menurut Fatoni, dengan LKBA pihaknya termotivasi dan berharap kedepannya lebih baik lagi, terutama kesadaran masyarakat pada kebersihan lingkungan semakin ditingkatkan.

Di tempat terpisah, Ketua BPD, Asep Saepudin didampingi tokoh masyarakat Kp. Bunut RW 05, RT 01, Sahluri dan seniman Johadi berharap kebersihan lingkungan dapat menjadi budaya.

BACA JUGA :  Rasa Syukur, Pemdes Cikahuripan Sedekah Bumi Bersama Warga

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi pada lomba ini.

“Semua ini merupakan hasil kerja sama yang baik. Mudah-mudahan ada peluang. Intinya ada kelanjutannya,” katanya. (A. Rochim S)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Banten