0

BIREUEN, INDONEWS – Pengurus Yayasan Alhamra Dayah Tahfidz MTS  Nurul Qur’an, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen terus berusaha melakukan  pengembangan pembangunan dayah dengan cara membebaskan lahan seluas 2,500 m2 untuk dibuat asrama putri.

Lahan tersebut terletak di jalan Bireuen-Takengon Km 4,5, berdekatan dengan  komplek Dayah Tahfidz Nurul Aqur’an yang sedang berjalan, hanya saja berbeda tingkat dewasa, lahan baru ini terletak di kawasan Desa Juli Kedee Dua.

Walid Zulhelmi Nurdin S.Ag.M.Pd mengharapkan, pembebasan lahan ini bisa berjalan lancar sesuai rencana.

“Sedangkan sumber anggaran sedekah para donatur, alumni dan masyarakat yang terbesar dari wakaf pembina sendiri serta dari beberapa kepala keluarga yang berada di Doha Qatar,” katanya, Kamis (8/9/2022).

Selain itu, harapan mereka para pengurus yayasan agar dengan pembasan lahan  ini bisa meningkatkan kualitas pembangunan dan kualitas pengajaran baik dayah atau madrasah.

“Dengan demikian jika pembangunan asrama ini terwujud maka lebih banyak bisa menampung para santri yang berminat menimba ilmu pengetahuan di dayah ini, terutama bisa membantu anak-anak yatim dan juga dari keluarga yang kurang mampu, fakir miskin yang memiliki kebutuhan khusus, mengingat prosentase anak yang buta alquran sangat banyak di Aceh,” paparnya.

BACA JUGA :  Bid Propam Polda Lampung Gelar Mitigasi Gaktiblin di Polres Lampung Utara

“Maka, kami terus bekerja sama dengan berbagai pihak agar bisa menuntaskan buta Alquran di kalangan anak dan remaja dewasa ini di Aceh dan khususnya Kabupaten Bireun. Untuk itu kami selalu membuka peluang dan kesempatan kepada semua orangtua agar memfasilitasi anak anaknya untuk belajar membaca alquran walau pun dalam kondisi ekonomi lemah.”

“Untuk itu kami selalu siap menampung anak dari kalangan ekonomi lemah dhaif. Semoga dengan adanya perluasan lahan dayah ini, anak- anak akan lebih senang dan lebih nyaman dalam menuntut ilmu alquran dan ilmu agama Islam,” tukasnya. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.