0

BIREUEN, INDONEWS – Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen melakukan sosialisasi Program Indonesia sehat dalam rangka “Wujudkan Gampong Berisehati”. Kegiatan digelar di Aula MA Jangka, Kampus Universitas Almuslim Bireuen, Selasa (6/9/2022).

Hadir pada kesempatan itu, Dinas Kesehatan Aceh, unsur Forkopimda Bireuen, dinas terkait, seluruh camat dan kepala puskesmas.

Selain sosialisasi, pertemuan teknis terintegerasi lintas sektor Program Indonesia Sehat juga dilakukan Melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Kabupaten Bireuen tahun 2022.

Bupati Bireuen, Aulia Sofyan melalui Sekda Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si mengatakan, PIS-PK program Kemenkes RI berpedoman pada Permenkes No 39 tahun 2016 tentang pedoman penyelenggaraan PIS-PK.

Di mana Masyarakat Indonesia harus memiliki 7 tantanan hidup sehat, diantaranya kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transfortasi sehat, ketahanan pangan dan gizi, kawasan industri dan perkantoran sehat, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, kehidupan sosial yang sehat.

“Dalam upaya mewujudkan Gampong Berisehati, perlu adanya kesadaran dari masyarakat itu yang paling penting. Tanpa adanya kesadaran tersebut, mustahil untuk menciptakan berbagai program menuju Indonesia Sehat 2025,” kata Aulia.

BACA JUGA :  LI-BAPAN Ucapkan Selamat Kepada Kedua Calon Kades Yang Resmi Kantongi Nomor Urut

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan dalam paparannya di acara itu mengatakan, upaya mewujudkan Gampong Berisehati, semua elemen masyarakat harus terlibat di dalamnya.

“Yang paling penting kita selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih, rapi, indah, sehat, aman, produktif serta bisa terapkan 10 PHBS yakni Persalinan Ditolong Oleh Nakes, memberikan asi ekslusif, menimbang balita setiap bulan, mengunakan air bersih, mencuci tanggan dengan air bersih dan sabun, mengunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk  di rumah tangga 1 kali seminggu, makan buah dan sayur setiap hari, hindari merokok di dalam rumah, buang sampah pada tempatnya,” papar Irwan.

Irwan menandaskan, program keluarga sehat ini tidak terlepas dari konsep Germas Kementerian Kesehatan dimodifikasi sesuai dengan 12 indikator PIS-PK. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.