BOGOR, INDONEWS – Persatuan Sepakbola Kampung Babakan (PERSEKABA) Karadenan, meriahkan HUT RI ke 77 dengan menggelar Turnamen Soccer 2022 Jilid IV.
Ajang ini diikuti 12 tim untuk memperebutkan piala Persekaba Cup. Acara dibarengi dengan berbagi bersama 21 anak yatim.
Ada pun tim yang ikut bertanding turnamen antara lain, Persekaba A, Persekaba B, Marsela FC, Yonko FC, Ponpes FC, Trijaya FC, Fun Football, Pajeleran FC, Torobiotas FC, Forkum FC, Toenas FC dan Haroki FC.
Pada puncak acara, yakni babak final yang merupakan pertandingan adu gengsi memperebutkan juara 1 piala Persekaba Cup Jilid IV ini, yaitu tim tuan rumah Persekaba versus Trijaya FC, Minggu 28 Agustus 2022, di Lapangan Damai, Kampung Babakan RT 02 RW 05, Kelurahan Karadenan Kecamatan Cibonong Kabupaten Bogor.
Kick off babak penyisihan dimulai sejak pukul 07:30 WIB, dengan tim wasit yang memimpin pertandingan dari Askab Bogor. Pertandingan babak penyisihan berlangsung seru, lancar dan aman hingga masuk ke babak final, dengan masing-masing tim memperlihatkan kualitas para pemainnya.
Laga final antara Persekaba vs Trijaya FC harus melewati adu finalty karena skor 1-1 di 2 x 20 menit bertahan hingga pertandingan usai penalti. Akhirnya tim Trijaya FC unggul dalam adu finalty dari tim tuan rumah Persekaba dengan skor 3-2.
Sebelum kick off babak final, Ketua DFF atau pengelola Lapangan Damai, Mad Hasyim memberikan imbauan kepada para pemain agar selalu menjunjung sportivitas demi kelancaran dan keamanan turnamen.
Hasanuddin, salah seorang panitia turnamen dan selaku Ketua RT 02 menjelaskan, maksud dan tujuan turnamen ini untuk menyambung tali silaturahmi antar warga beda kelurahan dan untuk menyatukan hobi olahraga, khususnya sepak bola ini.
“Karena kita tahu sepak bola itu sungguh luar biasa peminatnya. Event ini juga bisa untuk pencarian bakat, untuk mencari pemain-pemain handal, karena turnamen ini tidak kalah kualitasnya dengan liga 1,” ujarnya.
“Terakhir, dalam event ini kita selalu mewarnainya dengan santunan yatim. Jadi di sini kita selain berolahraga, berkompetisi, juga melakukan aksi sosial,” tuturnya.
“Alhamdulillah kita sisihkan sebagian dari pendaftaran untuk anak yatim. Jadi kita tidak melupakan anak yatim. Turnamen ini pun sudah berjalan yang keempat kalinya,” ungkapnya.
“Harapan kedepan, saya selaku pengurus lingkungan, event seperti ini berjalan baik tidak diwarnai kericuhan atau keributan,” tutupnya. (Firm)



























Comments