BIREUEN, INDONEWS – Badan Intelijen Negara (BIN) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen kembali melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis booster 1 dan 2 di wisma Bireuen Jaya, Sabtu (13/8/2022).
Vaksinasi booster adalah vaksinasi Covid-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan.
Vaksin booster juga merupakan vaksin lanjutan yang telah dikeluarkan pemerintah untuk diberikan kepada masyarakat umum. Sebelum mendapatkan dosis vaksin booster, pemerintah juga mengeluarkan sejumlah syarat untuk disuntik vaksin ketiga sesuai SE Kemenkes RI Nomor HK.02.02/II/252/2002 tentang Vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (booster).
Sementara syarat untuk disuntik vaksin booster, di antaranya: Calon penerima vaksin harus menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK atau melalui aplikasi PeduliLindungi, berusia 18 tahun ke atas, telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya, ibu hamil juga bisa mendapatkan vaksinasi booster dengan jenis vaksin Pfizer atau Moderna sesuai dengan aturan yang ditetapkan.
Pelaksanaan vaksinasi booster yang dilaksanakan BIN bersama Dinas Kesehatan Bireuen, turut dihadiri, Komandan BIN Bireuen, Iqbal Sigiharto dan jajaran, Kadinkes Bireuen, dr. Irwan, Camat Kota Juang, Kepala Desa Bandar Bireuen, Insan Pers dan Para tamu undangan lainnya.
Pantauan Media-Indonews.com, terlihat masyarakat berantusias mengikuti vaksinasi booster ini.
“Pemerintah Kabupaten Bireuen, melalui Dinas Kesehatan Bireuen, terus berupaya meningkatkan vaksinasi booster terhadap masyarakat, dikarenakan angka baru mencapai 20,4 %. Kalau perlu di hari libur pun kita bisa mencoba membuat kegiatan vaksinasi, tidak hanya kegiatan di wisma, akan tetapi bisa juga kita kumpulkan masyarakat di Pukesmas. Pihak kita juga terus melakukan kegiatan vaksinasi di desa-desa dalam upaya peningkatan vaksinasi dosis 3 di Kabupaten Bireuen, paling tidak mencapai angka 70 persen, dimanan masyarakat kita sudah memiliki kekebalan tubuh, bila ada virus varian baru, setidaknya masyarakat kita tidak mudah terkena,” kata Irwan.
Selanjutnya, Komandan BIN Bireuen, Iqbal Sigiharto didampinggi Rafli Posda Bireuen, mengatakan untuk kegiatan vaksinasi massal ini pihaknya sudah melakukan sebanyak 2 kali.
“Kita juga telah melakukan secara door to dor di desa-desa, dalam hal ini Badan Intelijen Negara (BIN) sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bireuen, melalui Kadis Kesehatan, dr. Irwan dalam upaya-upaya supaya segera mencapai hasil 70 persen,” ungkapnya. (Hendra)




























Comments