0

JAKARTA, INDONEWS — Ketua Umum DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP), Willem Frans Ansanay, menegaskan sikap organisasi di tengah transisi pemerintahan.

Dalam sebuah wawancara di Markas BaraJP Jakarta, Senin (12/10/2026), Willem menegaskan jika Bara JP berada di persimpangan sejarah, namun tidak bimbang.

Menurutnya, loyalitas kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo adalah harga mati. Sementara komitmen ke depan adalah mengawal penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami bukan relawan musiman. Dari 2013 kami ada karena ketulusan, bukan karena jabatan menteri atau wamen. Kekuatan BaraJP adalah gotong royong,” ujar Willem.

Lebih jauh, Willem memaparkan tiga komitmen kepemimpinan BaraJP periode 2025-2030, yakni:

Pertama, mengokohkan persatuan relawan dan menjadikan BARA JP rumah terbuka.

Kedua, mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran di garda terdepan, termasuk melawan narasi inkonstitusional seperti isu pemakzulan Wapres.

Ketiga, memperluas gerakan sosial dan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM.

Sedangkan terkait isu hukum yang menyeret keluarga Jokowi, Willem bersikap tegas. Ia menyebut laporan soal tudingan ijazah palsu bukanlah kriminalisasi, melainkan konsekuensi hukum dari fitnah.

BACA JUGA :  Soal Pernyataan Kontroversi, MUI Kecamatan Cileungsi Berharap Menag Bertaubat

“Berani melempar tuduhan, harus siap bertanggung jawab. Efek jera itu perlu. Jangan seolah bisa membaca isi hati Pak Jokowi. Demokrasi butuh etika,” tegasnya.

Senada dengan itu, imbuh Willlem, BaraJP juga meminta Mahkamah Konstitusi menjaga marwah final and binding dalam menangani sengketa PHPU Pilpres 2026, agar tidak menjadi preseden buruk dengan membuka kembali perkara yang sudah final.

Menutup pernyataannya, Willem mengakui masih ada pekerjaan rumah di daerah, termasuk di beberapa provinsi, dan akan melakukan evaluasi serta konsolidasi total agar BaraJP kuat di lapangan, tidak hanya besar di media sosial.

“Ke depan, kami akan segera memperkuat infrastruktur kepengurusan di daerah dari tingkat DPD, DPC hingga PAC, dengan penataan kembali struktur, kaderisasi, dan pemberdayaan ekonomi relawan agar gerakan BARA JP semakin solid dan hadir nyata di tengah rakyat,” pungkasnya. (ist)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Nasional