0

BOGOR, INDONEWS | Sejumlah pengguna jalan dan warga sekitar mengeluhkan kemacetan parah serta kondisi jalan yang membahayakan di jalur Ciawi menuju Tapos, Kabupaten Bogor.

Warga menyebut, kemacetan terjadi akibat proyek pembangunan jalan yang dinilai tidak dilengkapi dengan pengaturan lalu lintas yang memadai.

Menurut pantauan warga, proyek tersebut berlangsung tanpa adanya pengaturan dari petugas lalu lintas maupun dinas perhubungan (dishub), sehingga arus kendaraan harus bergantian dan menyebabkan antrean panjang, terutama di jam-jam sibuk.

Salah satu pengguna jalan, sebut saja S, menyampaikan keluhannya saat ditemui di lokasi, Jumat (12/9/2025).

“Saya habis dari Citapen mau ke Ciawi, tapi macet banget karena harus gantian lewat. Apalagi di bagian atas jalan yang lagi diurug, itu licin banget, ngeri jatuh. Urugannya pakai batu-batu kayak gitu, enggak diratain,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga yang tinggal dekat lokasi proyek. Ia menyebutkan bahwa saat hujan turun, kondisi jalan menjadi sangat licin dan membahayakan pengendara.

“Kemarin pas hujan, ada dua pengendara yang jatuh karena tanah urugan masuk ke jalan. Jadi licin banget. Kalau sudah jatuh begitu, siapa yang mau tanggung jawab?” ungkapnya, kepada wartawan.

BACA JUGA :  Lima Desa di Babakan Madang Dilaporkan ke Kejari, Diduga Korupsi Samisade 2023

Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti permasalahan ini dengan menurunkan petugas untuk mengatur lalu lintas, serta memastikan material pembangunan tidak membahayakan pengguna jalan. Selain itu, mereka juga meminta pengerjaan dilakukan dengan lebih tertib dan aman. (rdk)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor