0

LAMPUNG UTARA, INDONEWS — Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai mobil ambulans desa tidak bisa digunakan oleh warga, Kepala Desa Kistang, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, Pajar memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi.

Kepala Desa Kistang mengatakan, isu yang beredar dan menjadi pemberitaan tersebut mutlak kesalahpahaman antara operator ambulans dengan pihak yang sakit yang tidak meminta bantuan secara langsung.

“Menurut keterangan yang disampaikan sopir ambulans dirinya tidak mengantar Jamiul sakit lantaran tidak ada pihak yang meminta bantuan secara langsung pada dirinya. Karena tidak ada yang meminta bantuan dengan dirinya si Soleh ini beranggapan bahwa tidak ada yang membutuhkan ambulans desa, nah dari situlah muncul kesalahpahaman,” terang kades saat memberikan klarifikasi, Minggu (1/2/2026).

Lebih lanjut, Pajar menegaskan bahwa selama ini ambulans Desa Kistang selalu siap dan telah sering digunakan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan darurat.

Ia juga menegaskan bahwa pihak desa tidak pernah berniat menghambat atau menolak kebutuhan masyarakat terkait fasilitas desa.

BACA JUGA :  Kepala BPN Bireuen Hadiri Rapat Koordinasi Milad GAM

Pajar menyebutkan bahwa dirinya telah menjenguk langsung korban di rumah sakit, sekaligus memastikan kondisi korban dan memberikan dukungan moral kepada keluarga.

“Kami berharap persoalan ini dapat diluruskan dan dipahami sebagai kesalahpahaman semata. Ke depan, kami akan berupaya agar pemerintah desa lebih tanggap dan sigap dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat,” tambahnya.

Pemerintah Desa Kistang berharap klarifikasi ini dapat memberikan penjelasan yang utuh kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan dan pengelolaan aset desa. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.