0

BIREUEN, INDONEWS – Pj. Bupati Bireuen, Aulia Sofyan Ph.D temu ramah bersama wartawan liputan Bireuen, di Aula Sekdakab Kantor Pusat Pemerintahan Bupati, Desa Cot Gapu, Senin (14/11/2022).

Aulia Sofyan menjelaskan, pertemuan dengan dirinya tidak semestinya dilakukan sebulan sekali, kapan saja ada kesempatan di tengah adanya isu yang mencuat menyangkut berbagai persoalan Bireuen, dirinya siap berjumpa dengan awak media.

Temu ramah bersama wartawan liputan Bireuen dihadiri Kabag Prokim, Kadis PUPR, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Perempuan dan Keluarga Berencana, Kadis Perhubungan, Kadis Komunikasi, Informatika dan Persandian, Kadis Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kadis Penanam Modal dan Pelayanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Pada kesempatan itu, Aulia Sofyan menyambut baik berbagai pertayaan yang dilontarkan dari wartawan baik media online maupun cetak.

Berbagai pertayaan tersebut di antaranya tentang bangunan liar yang belum juga dibongkar di depan RSU dr. Fauziah Bireuen. Sehingga terkesan Bireuen kumuh.

BACA JUGA :  Upacara Kesadaran Nasioan, Kapolres Lampura: Momen Introspeksi Kesiapsiagaan

Kokohnya bangunan pedagang yang masih berdiri di atas saluran irigasi juga belum dibongkar. Dilanjutkan dengan persoalan kelanjutan pembangunan masjid Muhammadiyah di Kecamatan Samalangga, maraknya bangunan cafee di jalan Elak Baru Bireuen yang disinyalir tidak memiliki izin maupun IMB dan masih banyak persoalan lain yang dibahas dalam pertemuan itu.

Satu persatu pertanyaan disikapi secara baik oleh Pj. Bupati Bireuen dan dinas teknis.

Dalam agenda temu ramah, Aulia berharap kepada wartawan memberitakan hal positif yang intinya dapat membantu kinerja pemerintah dalam  mewujudkan Pembagunan Kabupaten Bireuen ke masa depan yang lebih baik.

“Kalaupun ada informasi tentang Bireuen yang betsifat negatif, langsung saja dikonfirmasi ke pihaknya melalui unsur dinas terkait, mengingat kerterbatasan waktu bupati dalam mengurus berbagai pekerjaan lainnya. Jadi kepada rekan-rekan wartawan mohon untuk bisa memaklumi,” ungkapnya. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.