0

BIREUEN, INDONEWS – Pj. Bupati Bireuen, Aulia Sofyan Ph. D didampinggi Dinas Kesehatan dan Forkopimda akan melakukan imunisasi polio yang dipusatkan pada 3 lokasi desa di wilayah Bireuen, Rabu (28/12/2022).

Tiga desa itu di antaranya, Desa Geulanggang Teugah, mulai pukul 09.00 WIB, Desa Bireuen Meunasah Reuleut pukul 09.30 WIB dan Desa Kreung Juli Timur Kecamatan Kuala pukul 10.00 WIB.

Imunisasi Polio di 3 Desa Bireueun berlangsung sukses dan disambut antusias masyarakat karena sudah mulai tahu pentingnya imunisasi polio untuk anak mereka.

Imunisasi polio hanya dilakukan secara simbolis oleh Pj. Bupati, asisten bersama forkopimda. Selanjutnya Imunisasi Polio terus dilakukan pihak dinas kesehatan melalui petugas kesehatan di Puskesmas Kecamatan Kota Juang dan Kuala Bireuen yang dikawal Kapolsek, Danramil serta tokoh masyarakat lainnya.

Imunisasi Polio salah upaya untuk mencegah kelumpuhan seumur hidup, sulit bernafas, bahkan kematian bagi anak yang masih berumur  0 sampai 13 tahun yang diakibatkan oleh virus polio.

Sementara itu, Pj. Bupati Bireuen, Aulia Sofyan Ph.D didampinggi Asisten I, Forkopimda, Kadinkes serta beberapa SKPK lainnya mengatakan, berterima kasih kepada kepala desa yang sudah bersusah payah menyambut kedatangannya bersama rombongan, dalam rangka melakukan Imunisasi Polio yang merupakan program nasional yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Terkait Dugaan Korupsi Uang Perjalanan Dinas, Sekda Bireuen: Sudah Saya Kembalikan

“Harapannya kekurangan hari ini bisa terus dilanjutkan pada  awal tahun mendatang,” ungkap Aulia.

Sementara Kadinkes Bireuen, dr. Irwan menjelaskan, saat ini pihaknya sudah berupaya memberikan berbagai bentuk sosialisasi polio kepada masyarakat, namun sampai hari ini masih ada masyarakat yang meragukan tentang imunisasi Polio.

“Padahal ini sangat penting bagi anak-anak mereka. Meskipun demikian, Dinas Kesehatan Bireuen tidak tinggal diam untuk terus melakukan upaya Polio hingga mencapai nilai 100 persen,” paparnya.

Ia menambahkan, penggunaan Imunisasi Polio bagi anak balita yang ujung-ujungnya bila ini tidak dilakukan dikwatirkan akan mengalami cacat seumur hidup.

“Apalagi bila anak kita belum dilakukan Imunisasi Polio, tidak kemungkinan virus polio dapat dialami orang dewasa. Dikarenakan penyebab polio adalah virus yang memiliki nama serupa, yaitu poliovirus dimana virus ini dapat segera menyerang manusia melalui rongga mulut serta hidung. Kemudian, virus akan memasuki aliran darah  mengakibatkan kerusakan pada saraf,” ungkap Irwan.

Penularan polio ini juga sangat rentan terjadi apabila seseorang melakukan kontak langsung dengan tinja dan cairan tubuh penderitanya. Selain itu, polio juga dapat ditularkan melalui makanan serta minuman yang terkontaminasi virus polio.

BACA JUGA :  Muhammad Arief, Adik Kandung Hj. Rizayati Bagikan 20 Ekor Sapi Qurban

“Maka oleh karena itu, pada kesempatan Imunisasi Polio yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bireuen, melalui dinkes dan unsur forkopimda, masyarakat diminta  tidak takut pada Imunisasi Polio demi menghindari kelumpuhan seumur hidup,” tandasnya. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.