SUKABUMI, INDONEWS | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Gerakan Sadar Membayar Pajak dan Retribusi Melalui Pelayanan Masyarakat Terpadu (Gebyar Sipenyu), di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Palabuhanratu, Senin (12/8).
Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka membahas teknis pelaksanaan Gebyar Sipenyu di Kabupaten Sukabumi.
“Dalam Gebyar Sipenyu, kami memberikan dua pelayanan, yaitu melalui online dan offline. Untuk online via wa boot di nomor 0857-9888-8110 dan untuk ofline ada Pastel Isi (Pasar Pelayanan pajak Teladan terintegrasi),” jelas Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri.
Pelayanan ini merupakan pelayanan mobil keliling yang akan datang ke wilayah kecamatan dan desa untuk mendekatkan pelayanan langsung terhadap masyarakat.
Gebyar Sipenyu itu sendiri merupakan sebuah program inovasi pelayanan masyarakat. Yang mana masyarakat bisa mendapatkan transaksi pembayaran pajak dan retribusi seperti PBB dan non PBB, pajak restoran, hotel, BPHTB dan bahkan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan pajak kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor, dan akan launching pada 26 Agustus 2024.
Sementara itu, Seksa berharap program ini dapat memberikan kemudahan sehingga masyarakat betul-betul merasakan hadirnya pemerintah di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan.
“Terobosan dan inovasi yang kita lakukan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan memudahkan pelayanan pembayaran pajak dan retribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Oleh karenanya, sekda meminta seluruh perangkat daerah dan stakholder terkait untuk menguatkan kolaborasi dalam menunjang tercapainya program Gebyar Sipenyu ini.
“Tanpa adanya kolaborasi dari Samsat, Bank BJB maupun perangkat daerah lain program ini tidak akan berjalan. Maka mari kita berkolaborasi untuk menguatkan program ini,” tegasnya.
Sekda pun berharap, Gebyar Sipenyu dapat menunjang untuk peningkatan Pendapatan Aseli Daerah (PAD) kedepannya.
“Saya harapkan Gebyar Sipenyu berjalan sehingga ada peningkatan terhadap PAD kita,” pungkasnya. (Ndi)





























Comments