0

BOGOR, INDONEWS – Beberapa warga di Kabupaten Bogor mengaku resah lantaran maraknya perampasan kendaraan bermotor yang dilakukan debt collector atau kerap disebut mata elang (matel).

Hal itu disampaikan salah satu warga yang mengaku sempat jadi korban perampasan oknum matel di jalan raya wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ali salah satu pengendara sepeda motor yang hendak berjualan ke pasar dihentikan di jalan dan motornya dirampas lalu dibawa kabur beserta barang dagangannya.

Ali mengatakan, ia dari Cileungsi menuju Citeureup bersama rekannya. Namun di pertengahan jalan, tepatnya depan SPBU Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, distop komplotan matel.

“Tadi saya dari Cileungsi bawa dagangan nangka menuju Citeureup. Di tengah jalan saya dihentikan oleh matel. Dia bilang motor saya nunggak, belum bayar angsuran, lalu motor saya dibawa beserta nangkanya,” ucap Ali, kepada wartawan, Senin (13/3/2023).

Ali menambahkan, saat melintasi jalan raya Tlajung Udik, ada dua sepeda motor yang mengejar dan langsung menghentikan.

BACA JUGA :  Hari Ketiga Aksi Kemanusian di Cianjur, Baguna Kabupaten Bogor Kerja Bakti Bersama Warga

“Ya, yang menghentikan saya 4 orang menggunakan dua sepeda motor, dia bilang motor ini belum bayar angsuran, tapi setahu saya motor ini sudah lunas, tapi dia tetap ngotot mengambil kunci motor saya dan dibawa pergi,” kesalnya.

Di tempat berbeda, dua orang jurnalis mendapat perlakuan intimidasi oleh komplotan debt collector si penarik motor tersebut saat hendak mengambil video aksi mereka merampas motor warga.

Dua jurnalis tersebut terdiri dari Age, wartawan Harian Pakuan Raya (Pakar) dan Cahya Supriatna MNCTV di Jalan Cagak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Di tempat terpisah, Kapolsek Gunung Putri, Kompol Bayu Tri Nugraha mengaku sudah menerima laporan adanya warga dan dua wartawan yang mendapat perlakukan intimidasi.

“Kita sudah terima laporannya, dan kita meminta kepada warga yang menjadi korban itu untuk membuat laporan kepolisian. Dan kita akan segera tangkap pelakunya,” tandasnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Peristiwa