0

LAMPURA, INDONEWS – Ketua DPRD Lampung Utara (Lampura), Wansori SH menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RPD) bersama TAPD Exekutif. Rapat yang dihadir Sekda Kabupaten Lampura, kepala Bappeda, BPKA, dan BPRD itu membahas target PAD tahun 2023 sebesar Rp.200 miliar.

RPD yang dipimpin langsung Ketua DPRD Lampura beserta pimpinan lengkap Wakil Ketua 1 Madri Daud, Wakil Ketua 2 Dedi Sumirat, Wakil Ketua 3 Joni Saputra, beserta sekretariat dewan itu berlangsung di gedung DPRD setempat, Rabu (2/11/2022).

“Dalam rapat RDP tersebut mengundang tim anggaran eksekutif dalam rangka pra APBD 2023. Agenda rapat pertama DPRD dalam hal ini saya selaku Ketua DPRD mendorong tim anggaran eksekutif untuk menggali potensi PAD dikarenakan hari ini kita sama-sama mengetahui bahwa situasi ke depan tidak bisa mengandalkan sumber dana pemerintah pusat,” ujar Wansori.

Oleh karenanya, imbuh Wansori, gagasan dan inisiasi Ketua DPRD dengan tim anggaran eksekutif meminta tim anggaran eksekutif dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara untuk menggali potensi PAD agar naik atau mencapai target. Sebab banyak sumber-sumber PAD yang belum tergalikan.

BACA JUGA :  Danrem 061: HIPMI Harus Mejadi Agen Perubahan Ekonomi Lebih Baik

“Contohnya yang belum maksimal adalam retribusi parkir, pajak air dibawah tanah, restoran makan minum serta banyak hal-hal lain yang disampaikan oleh pimpinan DPRD terkait PAD,” imbuh Wansori.

Pada APBD tahun 2023, ia berharap kenaikan PAD benar-benar maksimal. Pada saat APBD tahun 2022 PAD sebesar Rp. 99,9 miliar, jadi target DPRD ini akan melaksanakan fungsi pengawasan.

“Berkaitan dengan OPD yang memiliki sumber PAD, tidak ada kata tidak, dia mesti naik menjadi Rp. 200 miliar,” tegas Wansori.

Usai rapat ia mengaku telah berkomunikasi dengan Wakil Bupati Lampura Ardian Saputra terkait laporan koordinasi.

“Wakil bupati sangat setuju target PAD tahun 2023 sebesar Rp.200 miliar. Ini menjadi kesepakatan kami bersama. Mungkin dalam agenda kedepan kami akan rapat rutin dengan TAPD dikarenakan janji TAPD, mereka akan memaksimalkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini pula, kata dia, wakil bupati sangat mendukung langkah- langkah yang diambil DPRD. Bahkan melalui telepon, wakil bupati berjanji akan segera membentuk tim bersama DPRD agar target PAD di 2023 menjadi Rp. 200 miliar.

BACA JUGA :  BKKBN dan Komisi IX Tekankan Pentingnya Asupan Nutrisi Dalam Pencegahan Stunting

“Kalau OPD yang mendapatkan sumber PAD tidak bisa melakukan terobosan gagasan, inisiasi, silakan punya kesadaran untuk mengundurkan diri. Artinya SDM sebagai PNS diragukan,” pungkas Wansori. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Regional