BIREUEN, INDONEWS – Kepala UPTD Puskesmas Makmur menyambut baik kedatangan Sekda Bireuen Ir. Ibrahim Ahmad bersama rombongan dalam agenda Makmur Sadar Gizi Cegah Stunting (Masagi Ganting), Selasa (28/2/2023).
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat-ayat Suci Alqur’an, dilanjutkan sambutan Camat Makmur Muhsin S.Ag. Pada kempatan itu dikatakan bahwa setiap desa se Kecamatan Makmur di Kabupaten Bireuen, Aceh mengumpulkan donasi sebesar Rp.500 ribu untuk mendukung peluncuran program Masagi Ganting.
Hal itu diungkapkan Muhsin dihadapan Sekda, Kadinkes, Ketua dan anggota DPRK, Direktur Utama PT. Takabeya Perkasa Group, Kepala UPTD Pukesmas se Kabupaten Bireuen, kepala sekolah serta pihak terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Muhsin mengucapkan terima kasih atas partisipasi pemerintah desa yang telah mengumpulkan dana guna mendukung peluncuran program Masagi Ganting.
Lounching Masagi Ganting dibuka Pj. Bupati Bireuen Aulia Sofyan Ph.D diwakili Sekda Ir. Ibrahim Ahmad di UPTD puskesmas setempat, Selasa (28/2/2023).
Dalam arahanya, Sekda Bireuen memberikan motivasi kuat bagi program Masagi Ganting dan menganggapnya sebagai sebuah inovasi karena dianggap program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.
Tidak hanya itu, program ini juga merupakan bukti nyata dari kolaborasi dan partisipasi aktif bagi seluruh lapisan masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama.
“Dari tingkat pemerintah daerah, kecamatan, hingga masyarakat desa, semuanya saling bekerja sama untuk menciptakan sebuah program yang bermanfaat dan dapat memberikan perubahan positif dalam kehidupan dalam menjaga kesehatan masyarakat khususnya di Kecamatan Makmur,” kata Ibrahim Ahmad.
“Semoga program Masagi Ganting dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kabupaten Bireuen, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan dan juga bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Kepala UPTD Puskesmas Makmur, Lisa Rita SKM dalam laporanya menyebutkan, ada 300 orang yang mengikuti program ini. Masagi Ganting sendiri merupakan program yang menawarkan pelayanan kesehatan secara door to door. Yang mana para tenaga medis akan mengunjungi setiap rumah di desa-desa terpencil untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat di Kecamatan Makmur.
“Dengan adanya program ini, masyarakat desa yang sulit dijangkau oleh pelayanan kesehatan diharapkan dapat lebih mudah untuk mendapatkan layanan kesehatan secara sempurna,” paparnya.
Melalui partisipasi aktif masyarakat desa se Kecamatan Makmur diharapkan program ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.
Masagi Ganting diwarnai juga dengan adanya pelepasan balon dan makan bersama. (Hendra)




























Comments