0

BOGOR, INDONEWS – Guna membahas perkembangan yang aktual, sekaligus Evaluasi Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Kecamatan Klapanunggal menggelar rapat koordinasi rutin di gedung Elok PGRI Cabang Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Rapat koordinasi rutin digelar sebulan sekali ini dihadiri juga beberapa ketua seksi bidang, di antaranya Ketua K3S, pengawas pembina, Ketua Kwaran, Ketua PGRI, Ketua KPRI, Ketua P2K2 dan para kepala sekolah lainnya, baik dari negeri maupun swasta.

Rapat koordinasi ini juga membahas berbagai agenda, dimulai dari kegiatan pramuka, koperasi, IKM, keamanan sekolah, PTS, dan program-program lainnya yang berkenaan dengan pendidikan yang harus dilaksanakan seluruh kepala sekolah yang ada di Kecamatan Klapanunggal agar mengarah dalam kemajuan serta sukses dalam bebagai program.

Pada kesempatan itu, Ketua K3S Aang Mastur Umbara mengevaluasi serta memberikan arahan terkait program-program yang harus dijalankan.

“Kegiatan antar organisasi agar dikoordinasikan sehingga tidak berbenturan dengan kegiatan lain,” ujarnya, Rabu (7/9/2022).

Ia menuturkan, mengenai koperasi akan ada rapat intern, kwarcam agar mempersiapkan kegiatan-kegiatan pramuka, sekolah yang melaksanakan inklusif agar ada tindaklanjutnya dalam pembelajaran, penilaian untuk kejenjang berikutnya.

BACA JUGA :  125 APSI Kabupaten Bandung Ikuti Bintek

“IKM agar segera diselesaikan (penyusunan KOSP) dan PTS akan segera dilaksanakan pertengahan September ini,” katanya.

Aang juga meminta para kepala sekolah agar ekstra waspada dan hati-hati dalam keamanan gedung sekolah dan tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah.

“Mengingat banyak kasus pencurian di sekolah-sekolah pengamanan sekolah harus lebih ekstra terutama di malam hari, KS harus intens kontrol dan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan sekolah,” pintanya.

Sementara pengawas sekaligus pembina dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Usman menyampaikan bahwa Kurikulum Operasional Satuan Pendidkan (KOSP) kurikulum operasional harus jelas.

“Tanggal rekomendasi validasi tim penyusunan pengembang kurikulum harus tepat, buku kurikulum, buku RPP Silabus dan buku dasar hukum dan tanggal kurikulum sebelum tanggal 19 September nanti,” ucapnya.

Dirinya juga berharap penyusunan kurikulum segera diselesaikan usai PPDB data semua siswa yang sudah masuk segera harus disiapkan diserahkan agar tidak menjadi halangan nantinya berkas dan telat, termasuk pendataan sekolah yang akan diakreditasi tahun ini. (Firm/Cici)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor