0

BOGOR, INDONEWS  Dugaan tindak korupsi penggunaan anggaran Dana Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal terus menuai sorotan. Kinerja camat pun kini dipertanyakan.

Peran camat dalam mengawasi alokasi dana desa sangat strategis, sebagai pembina dan pengawas, melalui fasilitas penyusunan, evaluasi dan rekonsiliasi APBDes, serta pembinaan administrasi dan perencanaan pembangunan desa agar dana desa digunakan efektif, transparan dan sesuai aturan.

Komite Investigasi Negara (KIN), M. Said Setiawan mempertanyakan kinerja Camat Klapanunggal yang seharusnya dengan kewenangan yang dimiliki camat tidak perlu menunggu hasil monev.

“Camat sebelumnya sudah bisa tahu jika ada kejanggalan dalam penyusunan Rencana Anggaran Pembangunan (RAB), maka bisa dia tidak setujui, kenapa sekarang harus nunggu hasil monev,” katanya.

Pihaknya menduga ada yang ditutup-tutupi.

“Kita semua tahu ketika ada temuan hasil monev desa, itu dibuka ke publik, ini kan gak ada,” katanya.

“Kami khawatir pengawasan yang dilakukan camat hanya bersifat administratif (memeriksa kelengkapan dokumen) tapi tidak menyentuh substansi perencanaan,” tandasnya. (Jaya)

BACA JUGA :  Oknum Kadis Diduga Terseret Kasus Suap, Pernyataan Asmawa Tosepu Dinilai Plin-plan

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor