0

TUBABA, INDONEWS – Kapolres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung, AKBP Sunhot P. Silalahi resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup Tubaba 2022 se Kabupaten Tubaba, di GOR Zainal Pagar Alam, Tiyuh Kagungam Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tubaba, Rabu (29/6/2022) pagi.

Hadir dalam pembukaan tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Tubaba, di antaranya Pj. Bupati Tubaba, Dandim 0412 Lampung Utara, Sekda Kabupaten Tubaba, Ketua KONI, Pengurus IPSI Kabupaten Tubaba, Panitia dan peserta Kejuaraan Pencak Silat sekitar 300 orang.

Ajang kejuaraan tersebut diselenggarakan selain dalam rangka memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) ke 76 Bhayangkara, juga sebagai bentuk pembinaan terhadap atlet di Kabupaten Tubaba, dalam rangka persiapan menghadapi event kejuaraan pencak silat tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, AKBP Sunhot P. Silalahi menjelaskan, maksud acara ini, pertama pihaknya melihat bahwa pencak silat adalah kebudayaan asli bangsa Indonesia.

“Kita melihat bahwa banyak kebudayaan-kebudayaan kita yang saat ini mulai akan diambil alih negara lain. Salah satunya pencak silat ini. Malaysia mengklaim bahwa pencak silat berasal dari mereka dan mereka mengklaim bahwa mereka adalah negara atau kakak tertua kita. Padahal tentu pencak silat itu berasal dari Indonesia. Jadi itulah awal maksud kami untuk melihat pencak silat ini sebagai budaya asli bangsa Indonesia yang harus selalu kita jaga terutama untuk adik-adik generasi muda kita ini,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Maraknya Peracunan Ikan, Kades Pakuan Agung Sisir Aliran Sungai

Ia mengatakan, sarana olahraga ini untuk membangun jati diri menuju ke arah yang lebih baik.

“Saya berpesan, jauhi kejahatan, jauhi pertarungan, perkelahian sekolah yang tidak ada manfaatnya. Kalau adik-adik belajar pencak silat, tunjukkan di arena ini. Tidak perlu berkelahi di sekolah. Saya lihat ada PSHT di sini. Saya lihat Pagar Nusa. Kita jaga silaturahminya. Silakan tunjukkan yang terbaik,” pesannya.

“Tadi Ketua IPSI mengatakan ini acara ajang seleksi untuk atlet persiapan pekan olahraga provinsi dan mungkin akan dibawa ke PON di Medan. Tunjukkan yang terbaik, bersikap sportif. Tidak ada yang emosi,” tutur Sunhot.

Kapolres mengatakan, dengan diselenggarakannya pertandingan pencak silat, diharapkan para peserta dapat menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh-tokoh perguruan silat di wilayah masing-masing, sehingga tercipta kerukunan antar perguruan, serta dapat menyelesaikan suatu permasalahan dengan cepat.

Adapun peserta yang mengikuti ajang dalam pertandingan pencak silat, tercatat sebanyak 276 pesilat dari beberapa perguruan dalam naungan IPSI Kabupaten Tulang Bawang Barat. (mrs/humas tbb/Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.