0

Dorong UMKM Lokal

BOGOR, INDONEWS | Pemerintah Desa Banjar Wangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, sukses menyelenggarakan pelatihan pembuatan pakan ayam dan jangkrik mandiri.

Acara ini merupakan bagian dari upaya desa untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, Kamis (29/5).

Pelatihan yang bertempat di aula kantor desa ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga, khususnya para pelaku usaha kecil, agar dapat lebih mandiri dan inovatif dalam menjalankan bisnis peternakan mereka. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa dan jajaran, Babinsa, Babinmas, Pol PP, serta masyarakat pelaku UMKM Desa Banjar Wangi.

Materi Pelatihan dan Harapan Narasumber

Narasumber pelatihan, Dr. Cecep Hidayat dari Pusat Riset Peternakan Nasional, berbagi pengetahuan praktis dan teknik pembuatan pakan ternak yang berkualitas dengan biaya efisien dan ramah lingkungan. Materi yang disampaikan meliputi komposisi bahan, teknik fermentasi, serta cara menjaga kualitas dan efisiensi produksi pakan.

“Kami menyampaikan bagaimana prinsip-prinsip mengelola pakan ayam secara mandiri dan berkualitas untuk ternak UMKM yang berbasis bahan yang ada di wilayah Banjar Wangi,” jelas Dr. Cecep.

BACA JUGA :  Mengintip Profil Desa Gunung Putri, Terbaik dan Percontohan

Ia menambahkan bahwa potensi bahan lokal seperti dedak hasil penggilingan padi sangat besar untuk dijadikan pakan ayam, sehingga dapat meningkatkan keuntungan bagi pelaku usaha.

Dr. Cecep berharap agar masyarakat Desa Banjar Wangi mampu mengelola pakan ternak secara mandiri. Hal ini, menurutnya, akan mendukung program ketahanan pangan desa agar berjalan lancar dan baik.

Dukungan Penuh dari Kepala Desa

Kepala Desa Banjar Wangi, Supratno Prasetyo, atau yang akrab disapa Pras, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi warga untuk membangun usaha peternakan yang berkelanjutan, terutama di sektor ayam kampung dan jangkrik yang memiliki prospek pasar menjanjikan.

Pras juga mengungkapkan bahwa budidaya jangkrik sudah berjalan lama di desa tersebut, bahkan masyarakat telah banyak menjual jangkrik kepada konsumen dari berbagai daerah. “Bagi para konsumen yang membutuhkan jangkrik, silakan datang ke Desa Banjar Wangi, karena kebutuhan sudah siap tersedia di warga kami,” ujarnya.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen. Dengan membuat pakan sendiri, biaya operasional usaha bisa ditekan, sehingga keuntungan UMKM pun bisa meningkat,” pungkas Kades Pras.

BACA JUGA :  Antisipasi Aksi Tindak Kejahatan Jalanan, Polsek Cileungsi Patroli Gabungan

Pelatihan ini menjadi bagian integral dari program pemberdayaan masyarakat desa yang berfokus pada ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi lokal.

Ke depannya, Desa Banjar Wangi berharap dapat menyelenggarakan lebih banyak pelatihan serupa untuk terus mendukung kemandirian masyarakatnya. ***

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor