BEKASI, INDONEWS | Camat Pondokgede, Zainal Abidin Syah meresmikan bank sampah di RT 01, RW 06, Griya Seni Dewi Ratih, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Rabu (13/8/2025).
Zainal mengatakan, Kota Bekasi memiliki program Gerakan Memilah Sampah (Germilah). Maka dengan adanya bank sampah, warga diharapkan terbiasa membuang sampah sesuai jenisnya.
“Ada tiga jenis sampah yang bisa diolah, yakni sampah organik, anorganik dan B3. Germilah tidak hanya memilah sampah anorganik saja, tapi juga sampah organik yang bisa diolah menjadi komposting,” ungkapnya.
Menurut Camat, bank sampah dapat menjadi wadah efektif meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), serta memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dikelola.
“Selain itu, bank sampah juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya rasa cinta dan peduli terhadap lingkungan di kalangan masyarakat dan meningkatkan ekonomi,” katanya.
Camat menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kehadiran bank sampah ini adalah bukti nyata bahwa sinergi antara berbagai pihak mampu menciptakan perubahan positif,” jelas camat.
Sementara itu, Lurah Jaticempaka, Amir mengatakan, tujuan bank sampah ini salah satunya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPSA dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan.
“Kedepannya bank sampah ini diharapkan dapat menjadi percontohan, sehingga di semua RW ada bank sampahnya,” ucapnya.
Amir mengucapkan terima kasih kepada pemilik Griya Seni Dewi Ratih, Marsdya TNI AU (Purn) Bambang Sulistyo karena tempatnya bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan Kelurahan Jaticempaka.
“Perumahan ini sering menjadi tempat untuk kegiatan Kelurahan Jaticemoaka dan hari ini digunakan apel bersama, peresmian bank sampah dan rapat minggon gabungan,” katanya.
Sementara itu, Marsdya TNI AU (Purn) Bambang Sulistyo, mempersilahkan pihak kelurahan untuk memanfaatkan Griya Seni Dewi Ratih untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Terutama kegiatan yang mendukung kreasi seni.
“Jadi monggo, kami persilahkan ditempati terutama sebagai wadah dan fasilitas agar tercipta karya seni terutama wayang kulit yang bermutu dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Bambang yang juga Ketua Umum Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Senawangi) itu juga mengapresiasi kegiatan yang diadakan di sanggar miliknya.
“Saya mengapresiasi Kelurahan Jaticempak beserta perangkatnya dan RW khususnya RW 06 karena aktif mengadakan kegiatan bermanfaat. Tadi saya lihat ada pelayanan pembuatan rekening bank, pelayanan kesehatan, kependudukan dan lain-lain, ini luar biasa,” ujarnya.
Acara dihadiri juga oleh lurah se Kecamatan Pondokgede, para kasie, staf dan pamor Kelurahan Jaticempaka, Ketua RW se Kelurahan Jaticempaka, Ketua TP PKK Kecamatan Pondokgede, Ketua TP PKK Kelurahan Jaticempaka, UPTD LH Kecamatan Pondokgede, Kepala UPTD Puskesmas se Kecamatan Pondokgede, Dishup, BSIP, Kapolsek Pondokgede, Danramil Pondokgede, praktisi lingkungan dan pihak lainnya.
Apel gabungan, peresmian bank sampah dan kegiatan pelayanan di Keluarahn Jaticempaka mendapat tanggapan dari Dr. Susetya Herawati, Sekretaris Eksekutif Pusat Kajian dan Percepatan Kemandirian Desa.
Menurutnya, sinergitas antar elemen ini harus terus diperkuat dalam menyosialisasikan program-program yang digalakkan pemerintah. (Supri)





























Comments